Hizbullah: Pembebasan Palestina Butuhkan Persatuan Islam
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i50255-hizbullah_pembebasan_palestina_butuhkan_persatuan_islam
Ketua dewan syariah Hizbullah menilai pembebasan Palestina tidak mungkin terwujud jika dunia Islam masih berselisih dan tercerai-berai.
(last modified 2026-04-12T10:02:39+00:00 )
Jan 22, 2018 09:16 Asia/Jakarta
  • Hizbullah Lebanon
    Hizbullah Lebanon

Ketua dewan syariah Hizbullah menilai pembebasan Palestina tidak mungkin terwujud jika dunia Islam masih berselisih dan tercerai-berai.

Sheikh Muhammad Yazbek dalam sebuah acara yang berlangsung di Baalbek hari Minggu (21/1) menegaskan urgensi persatuan dan solidaritas umat Islam melebihi sebelumnya setelah Presiden AS, Donald Trump menyampaikan keputusan mengakui Baitul Maqdis sebagai ibu kota rezim Zionis Israel.

"Tidak logis mengembalikan Palestina ke pangkuan Muslim jika umat Islam masih tercerai-berai," ujar Sheikh Yazbek.

"Muslimin harus berada bersama gerakan perlawanan bangsa Palestina. Selama tanah Palestina belum bebas, maka hati umat Islam tidak akan tenteram," tegasnya.

Donald Trump dan Baitul Maqdis

Presiden AS, Donald Trump pada enam Desember 2017 secara resmi mengumumkan Baitul Maqdis sebagai ibu kota Israel, dan memutuskan akan memindahkan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Baitul Maqdis.(PH)