Sembilan Warga Palestina Gugur Syahid pada Januari 2018
-
Warga Palestina terluka.
Kantor berita Intifada al-Quds dalam laporannya menulis, sembilan warga Palestina gugur syahid dan 230 lainnya terluka terkena peluru aparat keamanan rezim Zionis Israel pada bulan Januari 2018.
Kantor berita Intifada al-Quds dalam laporannya pada hari Minggu (4/2/2018) juga menyebutkan bahwa ada 30 kasus operasi anti-pasukan keamanan dan warga distrik Zionis pada bulan yang sama.
"Pemuda-pemuda Intifada telah lebih dari 426 kali bentrok dengan aparat keamanan rezim Zionis (Israel) dan melemparkan lebih dari 46 bom molotov ke arah mereka pada bulan Januari 2018," imbuh laporan tersebut seperti dilansir Pusat Informasi Palestina,.
Berdasarkan laporan itu, operasi terpenting para pemuda Palestina pada Januari 2018 adalah operasi di Nablus dan utara Tepi Barat, di mana langkah ini telah menyebabkan seorang Rabbi Zionis tewas. Selain itu, seorang tentara Israel juga tewas dan lebih dari 29 lainnya terluka.

Para pakar mengatakan bahwa meletusnya Intifada bersenjata akan mengubah perimbangan di Palestina pendudukan (Israel) dan di seluruh kawasa. Hal ini mengindikasikan berlanjutnya perlawanan bersenjata anti-penjajahan Israel yang menjadi kekhawatiran para pejabat Tel Aviv. (RA)