Seorang Pejuang Brigade al-Qassam Gugur Syahid
-
Ahmad Jarrar.
Seorang pejuang dari Brigade Izzuddin al-Qassam, sayap militer Gerakan Muqawama Islam Palestina (Hamas) gugur syahid setelah aparat keaman rezim Zionis Israel berusaha menangkapnya sejak beberapa pekan lalu.
Menurut Pusat Informasi Palestina, pasukan keamanan rezim Zionis membunuh Ahmad Jarrar dalam insiden bentrokan di sekitar Jenin pada Selasa (6/2/2018).
Jarrar dituduh membunuh Raziel Shevach, seorang Rabbi Yahudi dalam operasi Havat Gilad di Nablus pada tanggal 9 Januari 2018.
Selama beberapa pekan lalu, aparat keamanan Israel berusaha menangkap Jarrar namun gagal.
Sumber-sumber Palestina membenarkan berita kematian Jarrar dan mengatakan, ia gugur syahid dalam bentrokan dengan pasukan keamanan rezim Zionis di desa Yamun, sekitar Jenin.
Namun militer rezim Zionis dalam sebuah pernyataan mengumumkan bahwa pasukan Israel mengepung sebuah rumah yang ditempati Jarrar dan menembaknya ketika ia keluar dari rumah tersebut.

Di sisi lain, kanal 10 televisi rezim Zionis pada hari Senin menyebutkan, seorang warga Zionis tewas dalam operasi warga Palestina di distrik Salfit, utara Tepi Barat.
Menyusul insiden tersebut, aparat keamanan rezim Zionis berusaha mengindentifikasi pelaku operasi dan melakukan pemeriksaan luas di distrik Salfit.
Sejak meletusnya Intifada al-Quds pada 1 Oktober 2015, dimulailah operasi anti-militer dan warga distrik Zionis. Operasi ini meningkat pasca keputusan Dolald Trump, Presiden AS yang mengumumkan al-Quds sebagai ibukota rezim Zionis.
Menurut kantor berita Intifada al-Quds, sembilan warga Palestina gugur syahid tertembus peluru pasukan keamanan Israel pada Januari 2018 dan 230 lainnya terluka. (RA)