Lebanon Kecam Pembangunan Tembok Pembatas Israel
-
Pembangunan tembok beton di perbatasan dengan Lebanon.
Militer Lebanon menegaskan bahwa tembok pembatas yang akan dibangun oleh rezim Zionis Israel di perbatasan dengan Lebanon merupakan pelanggaran nyata terhadap kedaulatan negara ini.
"Pemerintah Lebanon mengumumkan penentangannya terhadap pembangunan tembok pembatas di perbatasan negara ini dengan Palestina dan mengecam langkah rezim Zionis (Israel) ini," kata militer Lebanon dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Senin (5/2/2018).
Menurut Mehr News mengutip Russia El Yaum, pernyataan militer Lebanon tersebut dirilis pasca pertemuan para komandan militer negara ini di bawah pengawasan Pasukan Penjaga Perdamaian PBB (UNIFIL).
Pernyataan itu menambahkan, pemerintah Beirut menegaskan bahwa tembok pemisah yang akan dibangun Israel melewati wilayah Lebananon, namun Tel Aviv mengklaim bahwa dinding pemisah itu melewati wilayah Palestina pendudukan (Israel).
Menurut berbagai laporan, buldozer dan crane rezim Zionis telah memulai pemasangan tembok dan dinding beton yang telah dibuat sebelumnya.
Tembok pembatas baru rezim Zionis Israel akan dibangun di sepanjang 30 kilometer perbatasan Lebanon.
Dinding beton yang serupa dengan yang dibangun di perbatasan Mesir ini memiliki tinggi enam meter dan menghabiskan biaya sebesar 28 juta dolar.

Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 1701 disahkan pada tahun 2006 pasca berakhirnya agresi militer Isrel ke Lebanon selama 33 hari.
Resolusi tersebut disahkan untuk mencegah langkah permusuhan rezim Zionis terhadap Lebanon, namun rezim ilegal ini mengabaikannya dan berulang kali telah melanggar zona udaramengabaikannya dan berulang kali telah melanggar zona udara, darat dan laut Lebanon. (RA)