Direktur Mossad Dukung Trump Rusak JCPOA
-
Benjamin Netanyahu dan Yossi Cohen
Direktur dinas intelejen rezim Zionis Israel, Mossad berambisi merusak JCPOA, dan mengklaim kesepakatan nuklir internasional ini membuka jalan bagi Iran untuk memproduksi bom atom.
Klaim Direktur Mossad, Yossi Cohen terhadap Iran tersebut tidak didukung fakta yang bisa dipertanggungjawabkan.
Pertama, senjata nuklir tidak masuk dalam doktrin pertahanan Iran. Berdasarkan fatwa Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Udzma Sayid Khamenei, senjata nuklir haram diproduksi dan dipergunakan.
Kedua, selama ini program nuklir Iran bersifat damai. Berbagai laporan IAEA menunjukkan status sipil program nuklir Iran dan tidak terdapat penyimpangan dari JCPOA.
Sebaliknya, rezim Zionis memiliki ratusan hulu ledak nuklir yang mengancam keamanan regional dan internasional.
Selain itu, Israel juga tidak bersedia menjadi anggota penandatanganan traktat non-proliferasi nuklir (NPT), dan berulangkali menolak investigasi terhadap program nuklirnya.
Direktur Mossad hari Selasa menyampaikan pandangan yang sejalan dengan Presiden AS, Donald Trump mengenai JCPOA yang dinilainya sebagai kesalahan besar sekaligus berbahaya bagi Israel.(PH)