60 Ribu Pengungsi Suriah Kembali ke Ghouta Timur
-
Pengungsi Suriah
Ketua pusat pengawas Rusia untuk gencatan senjata di Suriah menyatakan, lebih dari 60 ribu pengungsi Suriah dilaporkan telah pulang ke rumah mereka di Ghouta Timur di sekitar Damaskus.
IRNA Rabu (18/4) mengutip televisi Russia al-Youm menulis, Yuri Yevtushenko mengatakan, operasi penarikan anasir bersenjata dari Ghouta Timur berakhir dan aparat keamanan sampai saat ini di kota Duma tengah menyisir dan menjinakkan ranjau yang dipasang kelompok teroris.
Yuri Yevtushenko menambahkan, "Kami telah mencapai kesepakatan sementara dengan pemimpin kelompok bersenjata di distrik al-Dumayr di dataran tinggi Qalamoun Timur terkait relokasi mere ke utara Provinsi Aleppo dan proses penarikan anasir bersenjata dari kota al-Dumayr telah berlangsung."
Komando angkatan bersenjata Suriah Sabtu sore di statemennya mengumumkan kota Ghouta Timur di Rif Dimashq telah dibersihkan dari keberadaan anasir teroris.
Berita lainnya menyebutkan, Departemen Pertahanan Rusia mengkonfirmasikan penemuan sebuah laboratorium milik kelompok bersenjata yang digunakan untuk membuat senjata kimia di kota Douma serta gas klorin dan bahan-bahan untuk membuat gas mustard di laboratorium tersebut. Kelompok teroris memanfaatkan laboratorium ini untuk membuat bahan kimia.
Amerika bersama Perancis dan Inggris Sabtu (14/4) dini hari melancarkan serangan militer ke Suriah tanpa mandat Dewan Keamanan PBB dengan dalih terjadi serangan kimia ke kota Duma dan menuding pemerintah Damaskus sebagai pelaku serangan tersebut.(MF)