Reaksi Hamas Atas Teror al-Batsh di Kuala Lumpur
-
Fadi Mohammad al-Batsh.
Gerakan Hamas menuding rezim Zionis terlibat dalam penembakan Fadi Mohammad al-Batsh (35), salah seorang anggota kelompok ini di Kuala Lumpur, Malaysia, dan memperingatkan akan tindakan balasan.
Doktor Fadi al-Batsh, penyandang gelar peneliti terbaik dunia Arab ini gugur ditembak dalam sebuah aksi teror pada Sabtu dini hari, ketika usai melakukan shalat subuh di sebuah masjid di Kuala Lumpur.
Seperti dilansir kantor berita IRIB, Ahad (22/4/2018), Kepala Biro Politik Hamas, Ismail Haniyeh mengatakan, Dinas Intelijen Israel (Mossad) bertanggung jawab atas kematian al-Batsh, seorang ilmuwan Palestina dan dosen di salah satu universitas di Malaysia.
"Al-Batsh meninggalkan rapor gemilang di bidang ilmu, iman dan pengabdian untuk cita-cita bangsa Palestina serta umat Islam dan seluruh umat manusia," tambahnya.
Sementara itu, Menteri Pendidikan rezim Zionis Naftali Bennett kepada TV7 Israel mengatakan, jasad Fadi al-Batsh tidak akan diizinkan dimakamkan di Jalur Gaza selama Hamas tidak membebaskan dua tentara Israel yang ditawan.
Pembunuhan Fadi al-Batsh di Kuala Lumpur terjadi hanya beberapa hari setelah Menteri Intelijen Israel, Yisrael Katz mengancam akan meneror pejabat dan anggota kubu perlawanan Palestina, khususnya Jihad Islam dan Hamas. (RM)