Kelompok-kelompok Palestina Reaksi Serangan Terbaru Israel
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i57594-kelompok_kelompok_palestina_reaksi_serangan_terbaru_israel
Kelompok-kelompok Muqawama Palestina mengumumkan, rezim Zionis Israel bertanggung jawab atas peningkatan agresi dan serangan ke Jalur Gaza dan serangan ini tidak akan dibiarkan begitu saja tanpa balasan.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
May 27, 2018 18:35 Asia/Jakarta
  • Hamas
    Hamas

Kelompok-kelompok Muqawama Palestina mengumumkan, rezim Zionis Israel bertanggung jawab atas peningkatan agresi dan serangan ke Jalur Gaza dan serangan ini tidak akan dibiarkan begitu saja tanpa balasan.

Serangan artileri militer rezim Zionis ke timur Khan Yunis di Gaza selatan pada Minggu (27/5/2018) pagi telah merenggut nyawa dua warga Palestina dan melukai beberapa lainnya.

 

Gerakan Muqawama Islam Palestina (Hamas) mengecam serangan tersebut, dan menegaskan, Muqawama Palestina tidak akan tinggal diam menyaksikan kejahatan musuh ini.

 

Juru bicara Gerakan Jihad Islam Palestina Davoud Shahab mengatakan kami mengetahui bagaimana untuk merespon kejahatan berbahaya ini, dan kami tidak akan melewatkan hak dan tanggung jawab kami di hadapan para syuhada.

 

Batalyon-batalyon Mujahidin Palestina menilai serangan pasukan Israel ke Gaza sebagai upaya gagal untuk menghentikan Pawai Damai Hak Kepulangan Palestina.

 

"Poros Muqawama mampu untuk merespon kejahatan musuh dan akan segera mengakhiri sikap diamnya,' tegas pernyataan Brigade Mujahidin Palestina

 

Sementera itu, anggota Biro Politik Front Demokratik untuk Pembebasan Palestina, Talal Abu Zarifa menuturkan, kelanjutan serangan ke pangkalan-pangkalan Muqawama dan ke arah nelayan dan warga Palestina bertujuan utnuk merusak kondisi dan mengalihkan perhatian dari Pawai Hak untuk Kembali, sebab, musuh gagal menghentikan pawai itu.

 

Dia menegaskan, serangan ke Gaza merupakan kejahatan baru rezim Zionis untuk menghentikan Pawai Akbar Hak kepulangan Pelestina, di mana Muqawama tidak akan tinggal diam dan akan membalas rakyat Pelestina.

 

Sejak tahun 2006, Gaza diblokade rezim Zionis dari darat, laut dan udara. Israel melarang masuknya kebutuhan dasar seperti bahan bakar dan bahan bangunan seta obat-obatan.

 

Israel juga menembaki peserta Pawai Hak untuk Kembali Palestina yang digelar sejak tanggal 30 Maret 2018 di perbatasan timur Gaza, di mana hingga sekarang ratusan warga Palestina gugur syahid dalam insiden ini.

 

Kejahatan luas Israel berlanjut di bawah dukungan AS dan di tengah-tengah kebungkaman dan ketidakefisien lembaga-lembaga internasional, terutama PBB. (RA)