Kemenkes Yaman: Serangan ke Rumah Sakit, Sebuah Kejahatan Perang
-
Serangan Arab Saudi ke rumah sakit di Yaman.
Kementerian Kesehatan dan Hak Asasi Manusia Yaman memprotes serangan pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi ke pusat-pusat kesehatan dan rumah sakit di negara itu.
Seperti dilansir FNA mengutip kantor berita Saba, Minggu (17/6/2018) Kemenkes Yaman dalam sebuah pernyataan menyebut serangan koalisi pimpinan Arab Saudi ke rumah sakit al-Hudaydah sebagai sebuah kejahatan perang.
Kemenkes Yaman mengecam serangan pasukan agresor pimpinan Arab Saudi ke Rumah Sakit al-Thawra di Provinsi al-Hudaydah, Yaman barat.
Menurut pernyataan itu, serangan ke Rumah Sakit al-Thawra menyebabkan para staf medis asing meninggalkan rumah sakit terbesar di Provinsi al-Hudaydah ini.
Kementerian Kesehatan Yaman mengkritik kebungkaman masyarakat internasional atas pemboman berbagai wilayah Yaman oleh pasukan koalisi Arab Saudi.
Berdasarkan laporan Kemenkes Yaman, lebih dari 400 pusat kesehatan termasuk rumah sakit-rumah sakit penting dan pusat produksi kapsul oksigen dan lebih dari 62 unit bantuan menjadi sasaran serangan militer Arab Saudi dan sekutunya.

Sejak hari Rabu, 13 Juni 2018, koalisi militer pimpinan Arab Saudi memulai serangan luas ke Yaman barat untuk menduduki Pelabuhan al-Hudaydah. Serangan itu dilancarkan meski telah diperingatkan mengenai memburuknya kondisi kemanusiaan di Yaman.
Al-Hudaydah adalah jalur utama pengiriman bantuan kemanusiaan ke Yaman. PBB baru-baru ini menyatakan kekhawatiran atas perkembangan di kota al-Hudaydah.
Arab Saudi dengan dukungan Amerika Serikat, Uni Emirat Arab dan beberapa negara lainnya, melancarkan agresi militer ke Yaman sejak Maret 2015.
Pasukan agresor juga memblokade Yaman dari darat, laut dan udara, sehingga menambah penderitaan rakyat negara itu.
Invasi militer Saudi dan sekutunya ke Yaman hingga sekarang telah merenggut nyawa belasan ribu warga negara ini dan melukai puluhan ribu lainnya. (RA)