Yordania; Pusat Kunjungan Diplomatik Petinggi Politik dan Militer Barat
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i59062-yordania_pusat_kunjungan_diplomatik_petinggi_politik_dan_militer_barat
Dalam beberapa hari terakhir petinggi politik dan militer Amerika Serikat dan Jerman berkunjung ke Yordania dan bertemu dengan petinggi negara ini.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jun 22, 2018 12:18 Asia/Jakarta
  • Raja Abdullah II dan Angela Merkel
    Raja Abdullah II dan Angela Merkel

Dalam beberapa hari terakhir petinggi politik dan militer Amerika Serikat dan Jerman berkunjung ke Yordania dan bertemu dengan petinggi negara ini.

Angela Merkel, Kanselir Jerman Rabu (20/6) bertemu Raja Yordania II di Amman membicarakan hubungan diplomatik dan transformasi regional serta internasional. John Rood, deputi Menteri Pertahanan Amerika dan Joseph Wothel, komandan staf pusat militer negara ini di kunjungannya ke Amman bertemu dengan Raja Abdullah II.

 

Pertanyaannya di sini, apa motif kunjungan beruntun ke Yordania tersebut?

 

Sepertinya faktor terpenting kunjungan ini  adalah rencana "Transaksi Abad". Di rencana yang terus ditindaklanjuti pemerintah Trump ini, dicantumkan kepentingan rezim Zionis Israel termasuk aneksasi resmi Dataran Tinggi Golan ke rezim penjajah ini.

Kanselir Jerman Angela Merkel

 

Pembangunan distrik Zionis juga diakui secara resmi. Bagaimana pun juga isu seperti pemulangan pengungsi Palestina dan akhirinya blokade Jalur Gaza sama sekali tidak diperhatikan. Laman al-Arabi al-Jadid dalam analisanya terkait kasus iin menulis, rencana tersebut malah membicarakan pemulangan pengungsi Palestina ke wilayah lain sebagai pengganti bumi Palestina.

 

Sepertinya di rencana ini Yordania dipilih sebagai wilayah pengganti bumi Palestina, dan tentu saja hal ini menuai penentangan tegas dari petinggi pemerintah ini khususnya Raja Abdullah II.

 

Kunjungan delegasi Amerika dalam rangka menarik dukungan Yordania di transaksi ini. Dalam hal ini, Jared Kushner, penasehat militer dan menantu Presiden AS Donald Trump dan Jason Greenblatt, utusan khusus negara ini di proses perdamaian Asia Barat juga berkunjung ke Yordania pekan ini dan berunding dengan Raja Abdullah II.

 

Sementara itu, Koran Israel al-Youm yang dekat dengan Perdana Menteri Benyamin Netanyahu mengutip sumber yang dekat dengan Gedung Putih menulis, "Rencana pemerintah Trump bagi Palestina merupakan agenda perundingan Senin lalu Jared Kushner dengan Raja Abdullah II di Yordania."

 

Amerika memanfaatkan kondisi saat ini Yordania khususnya kendala ekonomi di negara ini untuk meningkatkan represi kepada Raja Abdullah II agar menerima rencana Transaksi Abad. Terkait hal ini, pemerintah Amerika beberapa waktu lalu sepakat menggelontorkan paket bantuan tahunan sebesar satu miliar dolar. Langkah ini dinilai banyak pengamat sebagai upaya untuk mereduksi pandangan kritis Raja Abdullah II terkait rencana Transaksi Abad.

 

Sementara itu, sepertinya motif utama tujuan Kanselir Jerman Angela Merkel ke Amman juga berkaitan dengan isu Transaksi Abad, pasalnya negara-negara Eropa dalam hal ini memiliki perbedaan pendapat dengan pemerintah Amerika dan tidak puas dengan rencana tersebut.

 

Oleh karena itu, ada analisa bahwa kanselr Jerman dengan berkunjung ke Amman dan bertemu Raja Abdullah II berjanji akan menanam investasi di Yordania dengan harapan dapat menghambat dan mempengaruhi Transaksi Abad atau paling tidak isu pengungsi Palestina dan pencabutan blokade Jalur Gaza akan mendapat perhatian di rencana pemerintah Amerika tersebut. (MF)