Yaman Mereaksi Aksi Agresor Saudi Merusak Tempat Ibadah
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i59252-yaman_mereaksi_aksi_agresor_saudi_merusak_tempat_ibadah
Kementerian Wakaf Yaman mengecam perusakan tempat-tempat suci dan ibadah di provinsi al-Hudaydah oleh pasukan agresor Saudi dan tentara bayarannya.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jun 26, 2018 06:41 Asia/Jakarta
  • Bangunan yang menjadi target serangan koalisi Saudi di Yaman
    Bangunan yang menjadi target serangan koalisi Saudi di Yaman

Kementerian Wakaf Yaman mengecam perusakan tempat-tempat suci dan ibadah di provinsi al-Hudaydah oleh pasukan agresor Saudi dan tentara bayarannya.

Menurut laporan televisi al-Masirah, Kementerian Wakaf Yaman hari Senin malam (25/6) dalam sebuah pernyataan mengecam aksi pasukan agresor Saudi dan tentara bayarannya menghancurkan tempat-tempat suci Islam, khususnya merusak masjid dan kuburan Ahmad al-Faz, ulama besar provinsi al-Hudaydah, Yaman dan menuding koalisi agresor Saudi berusaha untuk menghancurkan warisan sejarah dan agama Yaman.

Serangan udara koalisi Saudi ke Yaman

Dalam pernyataan ini disebutkan, para agresor dalam serangannya selama 3 tahun lalu ke Yaman, seluruh pilah kehidupan termasuk tempat-tempat suci Islam menjadi target serangan, sehingga ada 908 masjid yang hancur dalam serangan ini dan kebanyakan merupakan masjid bersejarah.

Kementerian Wakaf menyampaikan penyesalannya atas bungkamnya UNESCO dan kelambanan lembaga ini melakukan kewajibannya untuk melindungi warisan budaya Yaman. Kementerian Wakaf Yaman juga menuntut diadilinya para agresor karena kejahatan yang dilakukannya di Yaman.

Sekaitan dengan hal ini diumumkan bahwa unit rudal militer dan komite rakyat Yaman membalas agresi brutal terbari koalisi Saudi dengan menembakkan sejumlah rudal yang menarget markas intelijen dan teknologi Kementerian Pertahanan Arab Saudi di Riyadh.

Sejak 13 Juni 2018, koalisi militer pimpinan Arab Saudi memulai serangan luas ke Yaman barat untuk menduduki pelabuhan al-Hudaydah.

Serangan ke al-Hudaydah dilancarkan meski telah diperingatkan mengenai memburuknya kondisi kemanusiaan di Yaman. Al-Hudaydah adalah jalur utama pengiriman bantuan kemanusiaan ke Yaman.  

Arab Saudi dengan dukungan Amerika Serikat, Uni Emirat Arab dan beberapa negara lainnya, melancarkan agresi militer ke Yaman sejak Maret 2015. Pasukan agresor juga memblokade Yaman dari darat, laut dan udara, sehingga menambah penderitaan rakyat negara itu.

Invasi militer Saudi dan sekutunya ke Yaman hingga sekarang telah merenggut nyawa lebih dari 14.000 warga negara ini dan melukai puluhan ribu lainnya.