Netanyahu: Tidak Ada Gencatan Senjata di Gaza (1)
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i59949-netanyahu_tidak_ada_gencatan_senjata_di_gaza_(1)
Perdana Menteri rezim Zionis Israel Benjamin Netanyahu mengunjungi Sderot, dekat Jalur Gaza dan mengatakan bahwa serangan ke Gaza belum berakhir hingga penenerbangan balon dan layang-layang pembawa api dan bahan pembakar dihentikan.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jul 17, 2018 06:10 Asia/Jakarta
  • Jet tempur.
    Jet tempur.

Perdana Menteri rezim Zionis Israel Benjamin Netanyahu mengunjungi Sderot, dekat Jalur Gaza dan mengatakan bahwa serangan ke Gaza belum berakhir hingga penenerbangan balon dan layang-layang pembawa api dan bahan pembakar dihentikan.

Perdana Menteri rezim Zionis Israel Benjamin Netanyahu mengunjungi Sderot, dekat Jalur Gaza dan mengatakan bahwa serangan ke Gaza belum berakhir hingga penenerbangan balon dan layang-layang pembawa api dan bahan pembakar dihentikan.

Sebelumnya, diberitakan bahwa Netanyahu menekankan peningkatan serangan terhadap Jalur Gaza, Palestina. Dalam rekaman video pada Sabtu (14/7/2018), Netanyahu mengatakan, dalam konsultasi dengan para pejabat tinggi militer telah diputuskan bahwa serangan ke Gaza akan ditingkatkan. 

Sementara itu, kabinet keamanan rezim Zionis menggelar pertemuan pada hari Minggu untuk membahas serangan ke Gaza. Menurut Reuters, Israel dan kelompok-kelompok Muqawama Palestina telah mencapai gencatan senjata untuk mengakhiri serangan pada hari Sabtu. Perjanjian ini dicapai atas mediasi para pejabat Mesir dan internasional. 

AFP juga melaporkan bahwa Gerakan Muqawama Islam Palestina (Hamas) telah mengkonfirmasi pencapaian kesepakatan gencatan senjata dengan Israel. Namun, rezim Zionis melanjutkan serangannya ke Jalur Gaza tidak lama setelah tercapai kesepakatan gencatan senjata dengan kelompok-kelompok Palestina.

Menurut ISNA, jet tempur Israel menyerang sebuah pangkalan Muqawama Palestina di timur Gaza pada Minggu (15/7/2018) pagi. Berdasarakan laporan tersebut, drone Israel juga menyerang pangkalan Raad milik Muqawama di Gaza. 

Serangan itu terjadi setelah Kepala Staf Gabungan Militer rezim Zionis Gadi Eizenkot dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memerintahkan pasukan untuk meningkatkan serangan ke Gaza. Instruksi ini diberikan usai berakhirnya pertemuan para pejabat militer Israel pada Sabtu untuk membahas situasi di Gaza.

Jet-jet tempur rezim Zionis telah lebih dari 80 kali membombardir beberapa target di Gaza sejak Sabtu dini hari. Salah satu gedung perpustakaan umum di bundaran al-Kateebah dan taman di sekitarnya juga menjadi target serangan tersebut. Serangan udara itu merenggut nyawa Ameer Nimrah, 15 tahun dan Loay Khail, 16 tahun, dan melukai 12 orang lainnya. (RA)