Mimpi Buruk Konstan Anak-anak Gaza (1)
-
Salah satu anak di Jalur Gaza yang mengalami trauma.
Anak-anak Palestina yang hidup di Jalur Gaza mengalami mimpi buruk secara terus-menerus di bawah blokade rezim Zionis Israel.
Anak-anak di Gaza selalu menyaksikan perang dan kehancuran. Mayoritas dari mereka mengalami trauma berat. Berikut ini adalah dokumenter dari Institut Palestina untuk Diplomasi Publik mengenai gambaran trauma yang dialami anak-anak di Gaza.
Sejak akhir tahun 2006, rezim Zionis memblokade Gaza dari darat, laut dan udara. Mereka melarang bahan-bahan pokok seperti bahan bakar, obat-obatan dan bahan bangunan masuk ke Gaza.
Gerbang Rafah di perbatasan Mesir dan Gaza adalah satu-satunya jalan bagi penduduk Gaza untuk berinteraksi dengan dunia luar. Namun penyeberangan ini juga sering ditutup oleh pemerintah Kairo.
Di sisi lain, Gaza juga selalu menjadi sasaran serangan udara dan agresi pasukan Zionis yang tidak mengenal lagi kemanusiaan. (RA)