Israel Tangkap 32 Personel Keamanan Otorita Ramallah Palestina
-
Ilustrasi penangkapan pemuda Palestina oleh tentara Israel di Ramallah.
Rezim Zionis Israel menangkap 32 personel keamanan Otorita Ramallah Palestina dan Gerakan Fatah setelah terbongkarnya dokumen transaksi properti di kota Quds.
Kementerian Luar Negeri Palestina dalam satu pernyataan mengatakan aparat keamanan Otorita Ramallah menemukan dokumen transaksi properti di Quds pendudukan, terutama di bagian Kota dan berhasil menangkap salah satu perantara Israel yang sedang meyakinkan pemilik properti untuk menjualnya kepada Israel.
Tentara Israel, seperti dilansir surat kabar Asharq al-Awsat pada hari Senin (26/11/2018), menyerbu rumah-rumah personel keamanan Otorita Ramallah dan menangkap puluhan pemuda Palestina.
Ini adalah serangan terbesar Israel terhadap pemerintah Otorita Ramallah dan terjadi satu hari setelah penangkapan Gubernur Quds, Adnan Ghaith oleh tentara Zionis.
Sementara itu, juru bicara pemerintah Otorita Ramallah, Adnan Damiri mengatakan manuver tentara Israel di Quds akan berpengaruh pada tugas nasional, moral dan kemanusiaan rakyat Palestina.
"Manuver ini bertujuan untuk menutupi kasus pencurian tanah Palestina dan penjualannya kepada para pemukim, namun setiap upaya Israel untuk mencegah rakyat Palestina membela Quds dan Masjid al-Aqsa akan gagal," tegasnya. (RM)