Hizbullah: Waspadai Konspirasi Baru Israel di Suriah
Hizbullah Lebanon menyatakan rezim Zionis melancarkan konspirasi baru untuk membagi Suriah.
Hizbullah Lebanon dalam statemennya yang disampaikan hari Senin (18/4) mengecam aksi rapat kabinet rezim Zionis di dataran tinggi Golan.
Gerakan perlawanan Islam Lebanon juga membantah klaim perdana menteri Israel, Benyamin Netanyahu mengenai kedaulatan Israel terhadap wilayah tersebut, dan menilainya sebagai konspirasi baru rezim Zionis untuk membagi dan memecah belah Suriah.
Menurut Hizbullah, sepak terjang terbaru rezim Zionis menunjukkan watak agresor Israel terhadap umat Islam dan bangsa Arab.
Kabinet rezim Zionis yang dipimpin Benyamin Netanyahu baru-baru ini menggelar rapat yang dihadiri seluruh jajarannya di dataran tinggi Golan.
"Amat disayangkan sejumlah negara Arab sibuk menyebar fitnah dan permusuhan serta mendukung teroris dengan bantuan senjata dan finansial serta politik dan pemikiran mereka demi mewujudkan tujuan dahulu dan baru rezim Zionis," ujar Hizbullah dalam pernyataan Senin (18/4).
Dalam pertemuan tersebut, Netanyahu mengklaim Golan sebagai milik Israel selamanya, dan dataran tinggi strategis itu selamanya akan berpisah dari Suriah. Netanyahu juga meminta pengakuan resmi dari negara-negara Barat. (PH)