Tentara Sudan: Kami Diperlakukan Layaknya Budak oleh Saudi
-
tentara Sudan di Yaman
Seorang tentara Sudan memberi kesaksian tentang perlakuan militer Arab Saudi terhadap mereka setelah berhasil melarikan diri dari pasukan di Yaman. Ia mengaku perlakuan militer Saudi terhadap tentara Sudan rasis dan mirip di masa perbudakan.
Stasiun televisi Al Masirah Yaman (20/12/2018) melaporkan, seorang tentara Sudan setelah melarikan diri dari perang di Yaman menuturkan, militer Saudi menyebarkan kebohongan luas bahwa orang Yaman adalah ancaman bagi Mekah dan Madinah dan dengan cara ini mereka merekrut tentara untuk ikut dalam perang terhadap Yaman.
Tentara Sudan itu menambahkan, rakyat Yaman hanya membela negaranya dari serangan negara agresor.
Tentara yang mengaku bernama Abdul Razaq itu juga menyinggung aktivitas pasukan bayaran di perang Yaman di bawah pengawasan Amerika Serikat.
Menurutnya, perlakuan militer Saudi terhadap tentara Sudah sangat tidak adil.
Tentara Sudan itu mendapat ancaman dari pasukan bayaran Saudi setelah mengakui bahwa perang yang terjadi di Yaman tidak seimbang dan berujung dengan pembunuhan, kelaparan dan blokade atas rakyat Yaman. (HS)