Saudi Gunakan Anak-anak Sudan di Perang Yaman
-
Milisi Sudan di perang Yaman
Ketua Komite Tinggi Revolusi Yaman, Mohammad Ali al-Houthi mengutuk pemanfaatan anak-anak Sudan dari Darfur oleh Koalisi Arab pimpinan Saudi di perang Yaman.
Seperti dilaporkan IRIB, Mohammad Ali al-Houthi di akun twitternya menulis, pemanfaatan anak-anak Darfur di perang merupakan skandal lain yang menunjukkan kejahatan Arab Saudi dan menambahk kejahatan Riyadh.
Berita lainnya menyebutkan, Juru bicara militer Yaman, Yahya Saree menyatakan, agresor Saudi selama 24 jam lalu melanggar kesepakatan gencatan senjata di al-Hudaydah lebih dari 200 kali.
"Bersamaan dengan serangan jet tempur Saudi ke al-Hudaydah, koalisi agresor menyerang kota ini dengan artileri," papar Yahya Saree.
Ia menekankan, Yaman sampai saat ini tetap komitmen dengan janjinya terkait gencatan senjata di al-Hudaydah.
Berdasarkan kesepakatan Stockholm 6 Desember 2018 antara kubu Yaman, gencatan senjata diberlakukan sejak 18 Desember 2018 di kota al-Hudaydah, namun koalisi Saudi setiap hari melanggar kesepakatan ini. (MF)