Jumlah Hulu Ledak Nuklir Israel Dilaporkan Bertambah
-
Reaktor nuklir Israel, Dimona di Gurun Negev.
Pusat Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm (SIPRI) mengatakan bahwa rezim Zionis Israel diyakini memiliki antara 80-90 hulu ledak nuklir.
SIPRI, seperti dilaporkan laman Rai al-Youm, Kamis (20/6/2019) meminta negara-negara dunia untuk segera bertindak mengurangi jumlah hulu ledak nuklir.
Menurut lembaga itu, rezim Zionis belum mengubah kebijakan tentang penambahan hulu ledak nuklir dan terus menambah jumlah senjata dan rudal nuklirnya.
Sejak awal 2019, Amerika Serikat, Rusia, Inggris, Prancis, Cina, India, Pakistan, Israel, dan Korea Utara memiliki sebanyak 13.865 hulu ledak nuklir.
Rezim Zionis tidak mengomentari persenjataan nuklirnya dan menolak bergabung ke dalam Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT). (RM)