Operasi Sniper Yaman Tewaskan 24 Pasukan Bayaran Saudi
-
Sniper Yaman
Televisi al-Masirah Yaman Senin (05/08) melaporkan tewasnya 24 tentara bayaran Arab Saudi dalam operasi unit sniper militer dan pasukan relawan rakyat Yaman di kota Najran, selatan Arab Saudi.
Televisi ini juga menyatakan, 24 tentara bayaran Saudi tersebut tewas dalam operasi 48 jam di al-Sudais, Najran.
Berdasarkan laporan televisi al-Masirah, pasukan Yaman di Jizan, selatan Arab Saudi juga berhasil menewaskan puluhan pasukan bayaran dari Sudan.
Menteri Pertahanan Yaman, Mayjen. Mohammed Nasser al-Atifi baru-baru ini menekankan, pintu-pintu jahannam terbuka bagi para agresor.
Militer Sudan sejak tahun 2015 dengan mengirim pasukan dan peralatan perang, berpartisipasi dalam serangan koalisi Arab Saudi ke Yaman.
Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) selama beberapa tahun terakhir membayar jutaan dolar kepada pemerintah terguling Sudan dan Dewan Transisi Militer Sudan saat ini untuk mempekerjakan tentara negara Afrika ini di perang Yaman.
Arab Saudi sejak Maret 2015 dalam sebuah koalisi sejumlah negara Arab dan dengan bantuan serta lampu hijau Amerika, mulai melancarkan agresi militer ke Yaman dengan dalih mengembalikan Abd Rabbu Mansur Hadi, presiden Yaman yang telah mengundurkan diri ke tampuk kekuasaan dan dengan tujuan meraih ambisi serta ketamakan politiknya.
Serangan militer Arab Saudi ke Yaman sampai saat ini telah menewaskan lebih dari 16 ribu orang dan menghancurkan infrastrutkur di negara ini.
Agresi Saudi ke Yaman ini juga membuat negara Arab miskin ini mengalami kelangkaan makanan dan obat-obatan.
Arab Saudi dan sekutunya sampai saat ini gagal meraih ambisinya di Yaman karena perlawanan gigih rakyat negara ini. (MF)