Adil Abdul-Mahdi: Irak bukan Alat untuk Serang Negara Tetangga
-
PM Irak, Adil Abdul-Mahdi
Perdana Menteri Irak, Adil Abdul-Mahdi seraya menjelaskan bahwa negaranya berusaha mencegah meletusnya perang di kawasan kembali menegaskan, Irak bukan alat untuk menyerang negara tetangga.
IRIB mengutip al-Iraqiya melaporkan, PM Irak, Adil Abdul-Mabdi Rabu (18/09) malam saat jumpa pers seraya mengisyaratkan bahwa serangan terbaru ke instalasi minyak Arab Saudi berbeda dengan desas desus yang ada, bukan dilancarkan dari wilayah Irak, menambahkan, jika perang meletus di kawasan, tidak ada pihak yang akan aman.
Abdul-Mahdi terkait serangan terbaru terhadap pasukan al-Hashd al-Shaabi mengatakan, bukan sejumlah negara saja, tapi musuh seperti rezim Zionis Israel dan organisasi munafikin serta musuh pemerintah Irak mendapat manfaat dari serangan ke pasukan relawan rakyat ini.
Rezim Zionis Israel meningkatkan represi terhadap pasukan relawan rakyat Irak setelah pasukan ini meraih kemenangan besar melawan kelompok teroris di kawasan. Selama beberapa pekan terakhir, Israel berulang kali menarget pos-pos al-Hashd al-Shaabi di berbagai wilayah Irak.
Dalam hal ini, menyusul serangan balasan militer Yaman ke instalasi minyak Aramco, Arab Saudi Sabtu (14/09), sejumlah media Zionis dan Arab berusaha menuding muqawama Irak dengan mengklaim bahwa serangan ini dilancarkan dari wilayah selatan Irak.
Pemerintah Irak menepis keras klaim tersebut. (MF)