Kurdi Suriah Ancam Amerika
-
Mazlum Kobane
Komandan tertinggi milisi Kurdi Pasukan Demokratik Suriah (SDF) mengatakan, jika Amerika Serikat tidak melakukan langkah untuk menghentikan operasi militer turki di utara Suriah dan tidak mendukung Kurdi, maka Kurdi akan menggalang koalisi dengan Rusia dan militer Suriah.
Al-Alam melaporkan, Mazlum Kobane saat bertemu dengan William Rubak, wakil utusan khusus AS di koalisi AS anti Daesh, menuding Washington menjual bangsa Kurdi dan mengatakan, para pemimpin Kurdi berminat aktif di proses politik nasional dengan menghormati penuh integritas wilayah dan akhirnya siap berada di bawah perintah pemerintah Damaskus.
Di sisi lain, televisi pemerintah Suriah hari Ahad mengkonfirmasi penarikan pasukan Amerika dari pangkalan al-Jabaliyah di utara Provinsi Raqqa.
Sebelumnya Mark Esper, menhan Amerika menyatakan bahwa negaranya siap merelokasi 1000 personilnya dari utara Suriah ke zona aman.
Sementara kantor berita Sputnik melaporkan, pasukan Turki dan milisi yang berafiliasi dengan Ankara setelah menguasai sejumlah desa di sekitar barat laut Provinsi Raqqa terus menembus 20 km wilayah Suriah dan mencapai 6 km kota Ain Issa.
Operasi besar-besaran militer Turki di utara Suriah dilancarkan sejak (09/10/2019) atas instruksi Presiden Recep Tayyip Erdogan dan dengan alasan melawan milisi Kurdi yang dinilai Ankara sebagai teroris dan sampai saat ini masih terus berlanjut. (MF)