Jenderal Israel: Unjuk Rasa, Peluang untuk Jauhkan Lebanon dari Iran
-
Gadi Eizenkot
Mantan kepala staf gabungan angkatan bersenjata rezim Zionis Israel menganggap aksi unjuk rasa terbaru di Lebanon sebagai kesempatan yang baik untuk menjauhkan negara ini dari Hizbullah dan Iran.
Fars News (10/12/2019) melaporkan, Gadi Eizenkot dalam pidatonya di pusat riset keamanan dalam negeri, Universitas Tel Aviv membicarakan seputar Iran, Lebanon, Hizbullah dan Hamas.
Sebagaimana ditulis surat kabar Arabi 21 yang mengutip koran Israel, Maariv, Gadi Eizenkot menyebut aksi unjuk rasa yang sedang terjadi di Lebanon sebagai peluang berharga untuk memisahkan negara ini dari Iran dan Hizbullah.
Jenderal Israel itu juga meminta agar masyarakat Lebanon diberi kemudahan ekonomi untuk mengurangi dampak kehadiran Iran dan Hizbullah di dalam pemerintahan.
"Israel bisa memanfaatkan momen bersejarah ini untuk membebaskan Lebanon dari pengaruh Iran dengan menandatangani kontrak gas atau yang lain," imbuhnya.
Menurut Eizenkot, Hizbullah punya dua jenis kemampuan agresi terhadap Israel, pertama, menciptakan sebuah sistem bawan tanah yang tak pernah dilihat Israel sebelumnya, dan meliputi serangan ribuan orang anggotanya ke wilayah pendudukan. Kedua, senjata yang presisi. Hizbullah hari ini memiliki lebih dari 139 ribu rudal yang dapat menciptakan kerusakan besar di front internal Israel. (HS)