Adil Abdul Mahdi Ucapkan Selamat kepada PM baru Irak
-
Adil Abdul Mahdi
Perdana menteri sementara Irak, Adil Abdul Mahdi di kontak telepon dengan Mohammad Tawfiq Allawi, perdana menteri baru dan pembawa mandat untuk membentuk pemerintah negara ini, mengucapkan selamat atas pemilihan dirinya sebagai perdana menteri Irak.
ISNA melaporkan, Adil Abdul Mahdi di kontak telepon ini menyatakan kesiapannya untuk bekerja sama dengan Allawi.
Sekaitan dengan ini, Muqtada Sadr, pemimpin Gerakan Sadr di akun Twitternya meminta Mohammad Tawfiq Allawi mempertahankan kedaulatan Irak dan independensi negara ini sehingga posisi Irak tetap terjaga.
Muqtada Sadr juga meminta Allawi tidak tunduk pada represi asing.
Allawi hari Sabtu (01/02) menyatakan presiden secara resmi menunjuk dirinya untuk membentuk kabinet baru Irak.
Tawfiq Allawi di pesan video di facebook seraya memuji Presiden Barham Salih, berjanji akan mengerahkah segenap upayanya untuk menyelenggarakan pemilu dini dan membentuk pemerintahan baru.
Allawi sejak tahun 2003 selama dua periode menjadi anggota parlemen Irak.
Ia di era pemerintahan Nouri al-Maliki menjabat sebagai menteri komunikasi
Adil Abdul Mahdi, mantan perdana menteri Irak 30 November 2019 mengundurkan diri dari posisinya menyusul eskalasi protes rakyat di berbagai kota di negara ini.
Sejumlah provinsi di Irak selama beberapa bulan terakhir dilanda aksi demo warga memprotes kondisi hidup yang sulit, pelayanan publik yang lemah, tidak adanya lapangan kerja dan maraknya praktek korupsi, namun aksi protes ini selama beberapa pekan terakhir menjurus ke arah kekerasan dan puluhan orang dilaporkan tewas serta terluka.
Berbagai bukti menunjukkan aksi demo di Irak bukan gerakan spontan dan pihak asing terlibat dalam pembentukan aksi ini. (MF)