Otorita Ramallah Tolak Peta Palestina Versi Kesepakatan Abad
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i78458-otorita_ramallah_tolak_peta_palestina_versi_kesepakatan_abad
Otorita Ramallah Palestina menentang peta baru Palestina berdasarkan rencana Amerika-Zionis kesepakatan abad.
(last modified 2026-04-29T10:04:52+00:00 )
Feb 09, 2020 15:49 Asia/Jakarta
  • Nabil Abu Rudeineh
    Nabil Abu Rudeineh

Otorita Ramallah Palestina menentang peta baru Palestina berdasarkan rencana Amerika-Zionis kesepakatan abad.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Sabtu (08/02) mengkonfirmasi dimulainya proses penentuan perbatasan wilayah aneksasi Tepi Barat dan penyusunan peta berdasarkan rencana kesepakatan abad.

Menurut laporan laman WAFA, Juru bicara Otorita Ramallah, Nabil Abu Rudeineh Ahad (09/02) saat merespon statemen Netanyahu terkait penentuan perbatasan baru mengatakan, peta yang diakui Palestina adalah peta pemerintah Palestina sesuai perbatasan 4 Juni 1967 dengan ibukota Quds.

Seraya menekankan bahwa seluruh dunia mengakui peta Palestina sesuai dengan resolusi PBB, Abu Rudeineh menambahkan, ini merupakan satu-satunya peta yang mampu merealisasikan keamanan, perdamaian dan stabilitas di dunia serta kawasan dan peta lain sama halnya dengan berlanjutnya penjajahan.

Rezim Zionis Israel tahun 1967 menduduki Quds timur, Tepi Barat, Jalur Gaza, Dataran Tinggi Golan dan Gurun Sinai.

Presiden Amerika Donald Trump 28 Januari bersama Benjamin Netanyahu meresmikan kesepakatan abad.

Di antara isi penting kesepakatan abad adalah pengakuan resmi Quds sebagai ibukota Israel, penyerahan 30 persen wilayah Tepi Barat kepada Tel Aviv, penentangan kepulangan pengungsi Palestina ke tanah air mereka dan pelucutan total senjata muqawama Palestina.

Langkah Amerika ini menuai kecaman dan protes rakyat, faksi Palestina dan berbagai negara dunia. (MF)