Ekonomi Arab Saudi Terpukul karena Virus Corona
-
Kasus positif Corona di Arab Saudi telah mencapai 31.938 orang.
Perusahaan-perusahaan di Arab Saudi sekarang dapat memangkas gaji karyawan hingga 40 persen dan mengakhiri kontrak sebagai dampak dari pandemi virus Corona.
Seperti dikutip IRNA, pemerintah Saudi dalam sebuah keputusan yang dirilis hari Rabu (5/5/2020) menyatakan bahwa kontrak kerja pegawai pemerintah dan swasta juga dapat dibatalkan.
Menurut surat kabar al-Sharq al-Awsat, keputusan itu dikeluarkan oleh Kementerian Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Sosial Saudi, yang mencatat bahwa gaji dapat dikurangi sebesar 40 persen untuk jangka waktu 6 bulan.
Setelah enam bulan, kontrak karyawan dapat dibatalkan. Keputusan itu menyatakan bahwa perusahaan dapat memotong upah jika karyawan mendapat manfaat dari bantuan pemerintah.
Saudi, salah satu pengekspor minyak terbesar di dunia, menghadapi krisis ekonomi yang parah, karena perang yang diluncurkan oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman di Yaman dan perang harga minyak dengan Rusia.
Menurut data resmi, kasus infeksi virus Corona di Arab Saudi telah mencapai 31.938 orang dan 209 pasien meninggal dunia. (RM)