Transformasi Asia Barat 16 Mei 2020
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i81383-transformasi_asia_barat_16_mei_2020
Transformasi Asia Barat selama sepekan terakhir diwarnai sejumlah isu penting di antaranya mengenai kunjungan Menlu AS ke Israel yang memicu protes luas dari warga Palestina.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
May 16, 2020 14:29 Asia/Jakarta
  • Masjid Al-Aqsa
    Masjid Al-Aqsa

Transformasi Asia Barat selama sepekan terakhir diwarnai sejumlah isu penting di antaranya mengenai kunjungan Menlu AS ke Israel yang memicu protes luas dari warga Palestina.

Selain itu, hari Quds sebagai solidaritas agama melawan Zionisme, Al-Azhar Mesir mengecam rencana Israel Caplok al-Khalil, UEA akan membuka kedutaan rezim Zionis di Dubai,  pengusiran pasukan AS sebagai prioritas pemerintahan baru Irak, Turki memindahkan belasan ribu teroris dari Suriah ke Libya dan sebanyak 25 persen laba bersih Aramco rontok akibat anjloknya harga minyak.

 

Mike Pompeo

Warga Palestina Berdemo Protes Kunjungan Pompeo

Warga Palestina menggelar aksi unjuk rasa di kota Nablus, wilayah utara Tepi Barat Sungai Jordan untuk memprotes kunjungan Menlu AS Mike Pomepo ke pendudukan Palestina.

Pompeo Rabu (13/05/2020) di kunjungannya ke Israel bertemu dan berunding dengan PM Benjamin Netnayahu.

Warga Palestina hari Kamis (15/05/2020) berdemo di Nablus memprotes kunjungan Pompeo dan menekankan penentangan mereka terhadap rencana AS-Zionis kesepakatan abad dan pendekatan pemerintah Washington terhadap bangsa Palestina.

Para demonstran menilai kunjungan Pompeo sebagai bentuk dukungan atas rencana Israel menganeksasi sebagian wilayah Tepi Barat dan mereka meneriakkan yel-yel anti kebijakan AS yang pro Israel. Rezim Zionis Israel berencana menganeksasi sebagian wilayah Tepi Barat dan menggabungkannya ke wilayah bumi pendudukan.

 

Hari Quds Sedunia

 

Hari Quds, Simbol Solidaritas Seluruh Agama Lawan Zionisme

Anggota Gerakan Solidaritas Global Melawan Zionisme, menganggap Hari Quds milik seluruh agama Abrahamik. Menurutnya, signifikansi simbolik Hari Quds tampak dari berkumpulnya umat Islam, Yahudi dan Kristen untuk membebaskan Baitul Muqadas dan Palestina dari pendudukan Zionis.

Paul Laroudie, Jumat (15/5/2020) dalam wawancara dengan IRNA mengatakan, Hari Quds Sedunia adalah momentum penting dalam gerakan masyarakat dunia untuk berkata tidak kepada klaim Zionisme, dan mengumumkan bahwa Baitul Muqadas milik semua.

Ia menambahkan, Hari Quds Sedunia meyakinkan rakyat Palestina bahwa perjuangan untuk membebaskan Al Quds, dan tanah yang diduduki Zionis, akan terus berlanjut.

Laroudie juga menyinggung upaya keras rezim Zionis Israel untuk menggabungkan sebagian wilayah Tepi Barat.

"Dalam kondisi seperti ini, Hari Quds Sedunia memiliki urgensitas yang sangat besar bagi rakyat Palestina," pungkasnya.

 

Universitas Al-Azhar

 

Al-Azhar Mesir Kecam Rencana Israel Caplok al-Khalil

Universitas al-Azhar Mesir, mengecam rencana rezim Zionis Israel mencaplok wilayah di sekitar Haram Ibrahim di kota al-Khalil, Palestina.

Seperti dikutip surat kabar al-Youm al-Sabe', Universitas al-Azhar Mesir dalam sebuah pernyataan, Ahad (10/5/2020) mengecam rencana Israel membangun pemukiman baru di distrik al-Qadima di kota al-Khalil dan aneksasi wilayah tersebut untuk membentuk koridor khusus yang memudahkan mobilisasi pasukan Zionis ke Haram Ibrahim.

Al-Azhar juga menyuarakan penentangannya terhadap kebijakan rezim Zionis menyerang situs-situs agama dan sejarah Palestina serta sakralitas Islam dan Kristen, yang merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional.

Lembaga pendidikan ternama ini meminta masyarakat dunia untuk memikul tanggung jawabnya mengenai isu Palestina dan mengambil sikap tegas demi menghentikan aksi peampasan hak-hak bangsa Palestina.

Pasukan Zionis secara rutin menyerang Haram Ibrahim dan menutupnya untuk warga Palestina dengan alasan pelaksanaan hari raya Yahudi.

Pada 25 Februari 1994, tentara dan pemukim Zionis menyerang Haram Ibrahim yang menyebabkan 30 jamaah shalat Palestina gugur syahid dan 150 lainnya terluka.

 

Pemimpin UEA dan Rezim Zionis 

 

UEA akan Buka Kedutaan Rezim Zionis di Dubai

Uni Emirat Arab dan rezim Zionis telah sepakat untuk membuka kedutaan Israel di Dubai.

Media Israel melaporkan bahwa kedutaan besar Israel di Dubai akan dibuka setelah tercapai kesepakatan antara Tel Aviv dan Abu Dhabi baru-baru ini.

Beberapa sumber juga melaporkan hubungan kerja sama antara Bahrain dan UEA dengan rezim Zionis mengenai pertukaran pengalaman dan pasokan peralatan medis di tengah penyebaran virus corona di dunia.

Kepala bagian internasional Pusat Medis Shebaa Israel mengatakan bahwa perwakilan pejabat tinggi dari Bahrain dan Uni Emirat Arab telah melakukan kontak dengan rumah sakit sebelum krisis corona dan hingga kini terus mempertahankan kontak mingguannya.

Selama beberapa bulan terakhir, normalisasi hubungan antara beberapa rezim Arab di kawasan, terutama Arab Saudi, Bahrain dan UEA, dengan rezim Zionis telah meningkat dari sebelumnya.

 

Pasukan AS

 

Pengusiran Pasukan AS, Prioritas Pemerintahan Baru Irak

Seorang anggota komisi keamanan nasional parlemen Irak menyebut pengusiran pasukan AS dari negaranya sebagai prioritas bagi pemerintah baru.

Katie Al-Rikabi hari Selasa (12/5/2020) mengatakan implementasi ketetapan parlemen Irak mengenai pengusiran pasukan asing telah masuk dalam prioritas pemerintahan baru yang dipimpin PM Mustafa al-Kadhimi.

"Al-Kadhimi telah menetapkan tanggal untuk pengusiran pasukan asing dari Irak dan akan memberikan rinciannya kepada publik," ujar anggota parlemen Irak ini.

Parlemen Irak menyetujui pengusiran pasukan asing dari Irak pada Januari lalu setelah terjadi pembunuhan Letjen Qassem Soleimani, Komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam, dan Abu Mahdi al-Mohandes, Wakil Kepala QAl-Hashd al-Shaabi di sekitar bandara internasional Baghdad yang dilakukan militer AS.

Komandan pasukan relawan rakyat Irak, Al-Hashd al-Shaabi mengumumkan penemuan sejumlah senjata buatan AS di markas kelompok teroris Daesh di provinsi Kirkuk, wilayah utara Irak.

Ali al-Husseini hari Kamis (16/4/2020) mengatakan militer AS terus mendukung teroris di Irak dengan memasok amunisi dan senjata kepada mereka.

"Penemuan berbagai jenis senjata buatan Amerika Serikat di pangkalan teroris ini menunjukkan hubungan antara keduanya dan dukungan AS terhadap Daesh bertujuan untuk mengacaukan stabilitas kawasan," ujar Husseini.

"Pasukan al-Hashd al-Shaabi juga menemukan sejumlah besar mortir buatan AS di pangkalan-pangkalan Daesh di daerah selatan dan barat provinsi Kirkuk yang membuktikan bahwa para teroris menggunakan peralatan militer dari AS untuk menyerang rakyat Irak," tegasnya.

Pasukan al-Hashd al-Shaabi bersama militer Irak melancarkan operasi penumpasan teroris untuk memberangus para teroris Daesh yang masih tersisa di provinsi Salahuddin dan Anbar, tapi AS berusaha untuk menghidupkan kembali kelompok teroris ini demi kepentingannya di Irak.

 

Pasukan Turki di Libya

Turki Pindahkan Belasan Ribu Teroris dari Suriah ke Libya

Juru bicara pasukan Khalifa Haftar mengatakan Turki baru-baru ini mencoba untuk memindahkan sekitar 17.000 teroris dari Suriah ke Libya.

"Kami menyerang bandara Maitiqa dengan beberapa rudal karena bandara ini menjadi pangkalan udara bagi pasukan agresor Turki," ujar Ahmed al-Mesmari dalam konferensi pers hari Senin (11/5/2020).

"Mimpi Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Libya akan berakhir," tegas jenderal al-Mesmari dilansir Deutsche Welle.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Turki hari Minggu menyatakan bahwa pasukan Jenderal Khalifa Haftar menjadi target yang sah, jika mereka menyerang kepentingan Ankara di Libya.

Turki dalam perjanjian dengan Fayez al-Sarraj, perdana menteri Pemerintah Persatuan Nasional Libya yang berbasis di Tripoli dan didukung oleh komunitas internasional, memberikan dukungan militer kepada pemerintahan Al-Sarraj dalam menghadapi serangan Haftar.

Tentara Nasional Libya yang diperintahkan oleh Jenderal Khalifa Haftar di wilayah timur Libya  menyerang Tripoli sejak April 2019 dengan dukungan Mesir, Uni Emirat Arab dan Arab Saudi.

 

Aramco

 

Harga Minyak Anjlok, 25 Persen Laba Bersih Aramco Rontok

Perusahaan minyak Arab Saudi, Aramco melaporkan penurunan laba bersih senilai 25 persen, karena penurunan harga minyak dalam beberapa bulan terakhir.

BUMN Arab Saudi ini hari Selasa (12/5/2020) melaporkan laba bersih perusahaan turun dari $ 22,18 miliar tahun lalu menjadi $ 16,64 miliar pada kuartal pertama tahun ini.

Minyak mentah Brent turun sekitar 65 persen pada kuartal pertama tahun ini, hingga terpelanting di level harga $ 37 per barel.

Penurunan harga minyak yang belum pernah terjadi sebelumnya menyebabkan menteri-menteri minyak dan energi dari negara-negara anggota dan non-anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) bertemu pada 12 April 2020 untuk memangkas kuota pasokan minyaknya untuk bulan Mei dan Juni.(PH)