Hamas: Kejahatan Zionis, Penggerak Berlanjutnya Revolusi Palestina
-
Jubir Hamas, Hazem Qassem
Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) menekankan, gugurnya gadis muda Palestina akibat tembakan militer Zionis di kota Jenin sebuah kejahatan lain dan terorisme terburuk.
Menurut laporan Pusat Penerangan Palestina, Hazem Qassem, jubir Hamas Sabtu (8/8/2020) di statemennya menjelaskan, kejahatan dan agresi Israel sebuah penggerak dan motivasi bagi berlanjutnya kebangkitan dan revolusi rakyat Palestina hingga terusirnya penjajah dari wilayah ini.
"Respon bangsa Palestina atas kejahatan pembunuhan perempuan dan gadis Palestina, seperti biasanya adalah operasi muqawama baru dan berlanjutnya infitada, karena hanya aktivitas revolusioner seperti ini yang mampu menghentikan kejahatan penjajah," papar Hazem Qassem.
Rezim Zionis Israel hari Jumat (7/8/2020) menyerang kota Jenin di utara Tepi Barat Sungai Jordan dan terlibat bentrokan dengan warga Palestina. Di bentrokan ini, Daliya Samudi, gadis Palestina gugur syahid ditembak serdadu Palestina.
Sebuah pusat studi di bawah PLO beberapa waktu lalu di laporannya menyatakan, selama paruh pertama tahun 2020, 27 warga Palestina termasuk tujuh anak dan dua perempuan gugur akibat tembakan serdadu Zionis dan 1.070 lainnya terluka. (MF)