Suriah: Turki Lakukan Kejahatan Perang di Hasakah
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i88252-suriah_turki_lakukan_kejahatan_perang_di_hasakah
Kementerian Luar Negeri Suriah pada Senin (14/12/2020) mengutuk tindakan Turki terhadap rakyat dan pemerintah Suriah, termasuk pemutusan aliran air ke lebih dari satu juta orang di provinsi timur laut Hasakah.
(last modified 2026-04-28T13:34:36+00:00 )
Des 15, 2020 07:50 Asia/Jakarta
  • Militer Turki di Suriah
    Militer Turki di Suriah

Kementerian Luar Negeri Suriah pada Senin (14/12/2020) mengutuk tindakan Turki terhadap rakyat dan pemerintah Suriah, termasuk pemutusan aliran air ke lebih dari satu juta orang di provinsi timur laut Hasakah.

Dalam surat terpisah kepada Sekretaris Jenderal PBB dan Presiden Dewan Keamanan, Kementerian Luar Negeri Suriah menyebut pemutusan aliran air pada lebih dari satu juta orang di Hasakah dan sekitarnya oleh Turki merupakan pelanggaran yang jelas terhadap hukum dan piagam internasional dan menyerukan tanggapan Dewan Keamanan segera. Demikian dilaporkan Tasnim News, Senin (14/12/2020).

Militer Turki di Suriah

Dalam surat tersebut, Kementerian Luar Negeri Suriah mengatakan bahwa sejauh ini Turki telah melakukan tindakan seperti itu sebanyak 17 kali, sejalan dengan upaya Ankara untuk meminta tebusan dari pemerintah Suriah dan menekan Damaskus.

Kementerian Luar Negeri Suriah mengutuk tindakan Turki dan meminta Dewan Keamanan PBB untuk segera campur tangan guna mewajibkan Ankara mematuhi hukum internasional.

Turki dan teroris yang didukungnya telah lama menghentikan air minum untuk orang-orang di provinsi Hasakah, Suriah timur laut.

Turki adalah salah satu pendukung utama kelompok teroris di Suriah.

Dalam beberapa bulan terakhir, militer Turki telah berulang kali menargetkan posisi dan infrastruktur militer Suriah untuk mendukung teroris.

Wilayah di Suriah utara juga saat ini diduduki oleh militer Turki.

Krisis di Suriah dimulai pada tahun 2011 dengan serangan besar-besaran oleh kelompok teroris yang didukung oleh Turki, Arab Saudi, Amerika Serikat dan sekutunya untuk mengubah konstelasi regional yang mendukung rezim Zionis.