Ansarullah: Kebijakan Perang dan Blokade di Jalan Buntu
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i89024-ansarullah_kebijakan_perang_dan_blokade_di_jalan_buntu
Juru bicara gerakan Ansarullah Yaman menilai kesepakatan antara Qatar dan Arab Saudi menunjukkan bahwa kebijakan blokade dan aksi konfrontasi lainnya telah menemui jalan buntu.
(last modified 2026-03-03T12:22:08+00:00 )
Jan 05, 2021 12:21 Asia/Jakarta
  • Jubir Ansarullah
    Jubir Ansarullah

Juru bicara gerakan Ansarullah Yaman menilai kesepakatan antara Qatar dan Arab Saudi menunjukkan bahwa kebijakan blokade dan aksi konfrontasi lainnya telah menemui jalan buntu.

Menanggapi kesepakatan yang dicapai antara Qatar dan Arab Saudi, Mohammed Abdul Salam, Juru Bicara Ansarullah Yaman hari Senin (4/1/2021) mengatakan, sikap saling menghormati adalah cara teraman dan terpendek untuk mewujudkan keamanan dan stabilitas di kawasan.

Mohammed Ali al-Houthi, Ketua Komite Tinggi Revolusi Yaman mengungkapkan harapan bahwa dimulainya kembali hubungan antara Qatar dan Arab Saudi tidak akan menjadi normalisasi hubungan dengan Israel, dan akan menjadi awal dari berakhirnya perang dan blokade  terhadap Yaman.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Kuwait Ahmed Nasser Al-Muhammad Al-Sabah mengatakan bahwa  Emir Qatar, Sheikh Nawaf Al-Ahmad Al-Jaber Al-Sabah telah melakukan percakapan telepon dengan Putra Mahkota Saudi, Mohammad bin Salman mengenai penandatanganan perjanjian Al-Ula.

Pada Juni 2017, Arab Saudi, yang diikuti UEA, Bahrain dan Mesir mengumumkan  pemutusan hubungan diplomatik dengan Qatar, dan mengklaim Doha mendukung terorisme, tetapi dibantah oleh Qatar.(PH)