UEA Tanggapi Keputusan Pemerintahan Biden soal F-35
-
Jet tempur F-35.
Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk AS, menanggapi keputusan pemerintahan Joe Biden yang menangguhkan penjualan jet tempur F-35 ke Abu Dhabi dan meminta Gedung Putih meninjau ulang langkah tersebut.
"Penjualan F-35 lebih dari sekadar menjual perangkat keras militer kepada mitra. Ini akan membuat UEA memiliki sebuah pencegah yang kuat di hadapan setiap agresi. Sejalan dengan dialog baru dan kerja sama keamanan, masalah ini akan membantu meyakinkan mitra regional Washington," kata Dubes Yousef Al Otaiba dalam sebuah pernyataan, Kamis (28/1/2021) seperti dikutip IRNA.
Dia menambahkan, Abu Dhabi berharap keputusan tersebut dapat ditinjau ulang oleh pemerintahan baru AS, karena ini jauh dari sekedar menjual perangkat keras militer kepada mitra.
"UEA akan bekerja sama dengan pemerintahan Biden dalam pendekatan yang komprehensif untuk perdamaian dan stabilitas di Asia Barat (Timur Tengah)," kata Al Otaiba.
Pemerintahan Biden dilaporkan telah menangguhkan penjualan senjata ke Arab Saudi dan jet tempur F-35 ke UEA.
Beberapa hari sebelum pelantikan Biden, mantan Presiden AS Donald Trump setuju untuk menjual 50 jet tempur F-35 ke UEA senilai 23 miliar dolar. (RM)