Suriah: Pemerintah AS harus Komitmen dengan Hukum Internasional
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i92210-suriah_pemerintah_as_harus_komitmen_dengan_hukum_internasional
Departemen Luar Negeri Suriah mengutuk serangan udara militer Amerika Serikat (AS) ke perbatasan negara ini dengan Irak.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Feb 27, 2021 08:55 Asia/Jakarta
  • Serangan AS ke perbatasan Suriah dan Irak
    Serangan AS ke perbatasan Suriah dan Irak

Departemen Luar Negeri Suriah mengutuk serangan udara militer Amerika Serikat (AS) ke perbatasan negara ini dengan Irak.

Seperti dilaporkan Kantor Berita Suriah SANA, Deplu Suriah Jumat (26/2/2021) dalam statemennya mengutuk serangan pengecut Amerika ke wilayah Provinsi Deir Ezzor di dekat perbatasan Suriah dengan Irak. Serangan ini dinilai Damaskus melanggar hukum internasional dan piagam PBB.

Suriah memperingatkan bahwa serangan ini akan memperparah kondisi di kawasan.

Deplu Suriah juga menilai serangan tersebut sebagai indikasi negatif kebijakan pemerintah baru Amerika Serikat.

"Diharapkan pemerintah Washington komitmen dengan hukum internasional, bukannya hukum rimba yang diterapkan mantan pemerintahan ini dalam interaksi dengan krisis regional dan internasional," tambah Deplu Suriah.

Masih menurut sumber ini, Suriah meminta Amerika mengubah pendekatan permusuhannya terhadap Damaskus dan berhenti mendukung kelompok teroris yang menarget pemerintah dan rakyat Suriah.

Selain itu, Suriah meminta Amerika menghentikan investasinya kepada kelompok teroris.

Departemen Pertahanan AS (Pentagon) mengumumkan, jet tempur negara ini atas instruksi Presiden Joe Biden membombardir pos-pos muqawama di timur Suriah.

Kanal Sabirin News Irak hari Jumat melaporkan, jet-jet tempur AS juga menarget sebuah gedung dan titik lain di perbatasan Irak-Suriah, antara Al-Bukamal dan Al-Qaim. Serangan ini menewaskan satu orang dan melukai empat orang lainnya. (MF)