Dituding Serang Warga Sipil, Rusia Jawab Klaim Turki
Departemen Pertahanan Rusia, membantah klaim-klaim Turki yang menyebut pesawat tempur Rusia menyerang fasilitas sipil di kota Aleppo, Suriah dan menganggap tudingan itu tak berdasar.
Juru bicara Dephan Rusia, Igor Konashenkov dalam satu keterangannya pada Jumat (10/6/2016), membantah tudingan Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu, yang mengklaim militer Rusia menargetkan sekolah dan masjid di Aleppo. Demikian dilansir kantor berita IRNA.
"Angkatan Udara Rusia sama sekali belum melakukan serangan ke kota tersebut," tegasnya.
Sejauh ini, ujar Konashenkov, tudingan-tudingan yang dialamatkan kepada Angkatan Udara Rusia sama sekali tidak disertai bukti.
"Semua tudingan tersebut sudah dibantah oleh Dephan Rusia dengan memberikan informasi dan data radar," tambahnya.
Menurut laporan media-media Rusia, menlu Turki mengklaim bahwa jet-jet tempur Rusia telah menyerang beberapa target sipil di Aleppo termasuk sekolah dan masjid selama dua hari terakhir. Serangan itu diklaim menewaskan sejumlah warga sipil.
"Para teroris menggunakan senjata berat termasuk mortir dalam serangannya ke Aleppo dan tindakan mereka telah menewaskan sejumlah warga sipil," kata media Rusia. (RM)