Pejabat Uni Eropa Akui Sulit untuk Menyita Aset Rusia
May 31, 2022 15:03 Asia/Jakarta
-
Paolo Gentiloni, Komisioner Ekonomi Uni Eropa
Komisioner urusan ekonomi Uni Eropa mengatakan, penyitaan aset Rusia yang sudah dibekukan bukanlah sebuah keputusan politik, dan termasuk langkah yang sulit.
Paolo Gentiloni, Senin (30/5/2022) menuturkan, penyitaan aset Rusia di luar negeri adalah sebuah langkah yang sangat sulit, dan bukan keputusan politik, serta membutuhkan justifikasi hukum.
Sebelumnya beberapa pejabat Uni Eropa mengusulkan penyitaan cadangan mata uang asing Rusia di luar negeri sebagai hukuman atas serangan Moskow ke Ukraina.
Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell mengusulkan agar aset Rusia ini digunakan untuk membiayai rekonstruksi Ukraina pasca-perang.
Paolo Gentiloni menjelaskan, "Dari sudut pandang hukum, segala bentuk pergantian dari pembekuan ke penyitaan adalah langkah sulit, dan hasilnya tidak pasti. Kita harus menghormati hukum, karena supremasi hukum adalah asas utama Uni Eropa, dan kita berkomitmen pada asas tersebut di semua masalah."
Menurut Gentiloni, penyitaan aset Rusia, bukan keputusan politik, dan harus dilakukan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.
Sebelumnya Deputi Menlu Rusia menegaskan bahwa penyitaan cadangan mata uang asing negara ini merupakan "pelanggaran hukum total", dan melemahkan pondasi hubungan internasional. (HS)
Tags