Iran Masuk 6 Besar Pemilik Cadangan Minyak Strategis Dunia
-
cadangan strategis minyak Iran
Pars Today - Berdasarkan data Administrasi Informasi Energi Amerika Serikat, Iran dengan cadangan 74 juta barel minyak menempati posisi keenam dalam daftar pemegang cadangan strategis minyak dunia.
Melansir Pars Today dari Mehr News Agency, 23 Mei 2026, laporan terbaru Administrasi Informasi Energi AS menunjukkan bahwa Iran, meski menghadapi sanksi internasional, tetap berada dalam kelompok 10 besar pemegang cadangan strategis minyak global. Pada kuartal pertama 2026, Iran menyimpan 74 juta barel minyak, meningkat 3 juta barel dibandingkan kuartal sebelumnya.
Perbandingan Cadangan Strategis Negara-Negara Utama
Negara Cadangan Strategis Perubahan Peringkat
Tiongkok >1,5 miliar barel +10% 1
Amerika ~413 juta barel Tidak berubah 2
Jepang 263 juta barel - 3
Arab Saudi 88 juta barel - 4
Korsel 78 juta barel - 5
Iran 74 juta barel +3 juta barel 6
Prancis 33 juta barel - Di bawah Iran
Laporan tersebut juga menyoroti posisi Iran dibandingkan negara-negara lain:
- Iran melampaui UAE, Prancis, Spanyol, dan India dalam volume cadangan strategis.
- Cadangan Iran >3x lipat milik India.
- Tiongkok meningkatkan cadangan 10% → sinyal serius terhadap risiko energi regional.
- AS klaim "mandiri energi", tetapi cadangan strategis stagnan di 413 juta barel.
Para analis menilai bahwa posisi Iran di antara pemegang cadangan strategis minyak dunia telah menjadi faktor kunci dalam dua skenario:
1. Krisis energi global → Cadangan Iran meningkatkan ketahanan (resilience) negara.
2. Ketegangan di Selat Hormuz → Cadangan strategis memperkuat bobot geopolitik Tehran
"Dalam dunia yang rentan guncangan pasokan, memiliki cadangan bukan sekadar stok, itu adalah kartu tawar."(Sail)