BBC Perintahkan Larangan Penggunaan Tik Tok
BBC meminta stafnya untuk menghapus perangkat lunak jejaring sosial TikTok dari perangkat milik perusahaan.
Aplikasi media sosial Cina, Tik Tok telah dilarang di berbagai institusi di Uni Eropa, Amerika Serikat, Kanada, Jerman, Austria, dan Latvia.
Setelah pengumuman pelarangan penggunaan aplikasi Tik Tok oleh pemerintah London, British Broadcasting Corporation (BBC) yang dibiayai oleh pemerintah Inggris hari Minggu (19/3/2023) meminta karyawannya untuk menghapus perangkat lunak jejaring sosial Tik Tok dari perangkat perusahaan.
"Kami tidak menyarankan penggunaan aplikasi Tik Tok di perangkat perusahaan BBC, kecuali ada alasan bisnis yang sah," kata pernyataan pimpinan BBC yang disampaikan secara diplomatis kepada para stafnya.
Sebelumnya, pemerintah Inggris dalam sebuah pernyataan mengumumkan pelarangan penggunaan perangkat lunak jejaring sosial Tik Tok di kantor pemerintah negara itu karena masalah keamanan.
TikTok saat ini memiliki lebih dari satu miliar pengguna aktif di seluruh dunia.
Dari jumlah ini, sekitar 100 juta orang di antaranya berada di Amerika Serikat.
Jumlah pengguna Tik Tok yang besar di Amerika Serikat dan popularitasnya yang tinggi di negara ini menjadi alasan Gedung Putih untuk melarangnya.(PH)