Jun 18, 2024 18:29 Asia/Jakarta
  • Xi Jinping dan Joe Biden
    Xi Jinping dan Joe Biden

Presiden Cina, Xi Jinping seraya menjelaskan bahwa Amerika berusaha menyesatkan Cina untuk menyerang Taiwan, mengatakan, Beijing tidak akan terjebak dalam perangkap ini.

Selama beberapa dekade, Amerika telah mengadopsi kebijakan strategis “ambiguitas” terhadap Taiwan. Menurut Pars Today, mengutip surat kabar Financial Times, Presiden Cina. Xi Jinping menyampaikan peringatan ini pada April tahun lalu dalam pertemuan dengan Ursula von der Leyen, Presiden Komisi Eropa.

 

Sebuah sumber terpercaya kepada Financial Times mengatakan bahwa Xi Jinping memberi tahu para pejabat negaranya tentang peringatan ini pada saat itu, namun untuk pertama kalinya, ia menyampaikannya kepada seorang pemimpin asing dalam pertemuan dengan ketua Komisi Eropa.

 

Menurut siaran pers yang diterbitkan bersamaan dengan pertemuan tersebut, Xi mengatakan dalam pertemuannya dengan Ursula von der Leyen bahwa Taiwan adalah pusat kepentingan Cina.

 

Sekaitan dengan ini, ia juga menekankan:

 

Jika ada yang berharap bahwa Cina akan berkompromi dan mundur terkait Taiwan, maka ia tengah bermimpin, dan menembak kakinya sendiri.

 

Menurut laporan Financial Times, peringatan yang disampaikan Xi Jinping kepada Amerika tidak disebutkan dalam siaran pers tersebut.

 

Sekaitan dengan ini, Kerry Brown, Direktur Lau China Institute di King's College, Inggris kepada Business Insider mengatakan, peringatan Xi mengindikasikan bahwa Cina benar-benar terkejut dan syok atas pendekatan ofensif terbaru Amerika. (MF)

 

Tags