Somaliland: Upaya Rezim Palsu Zionis untuk Menciptakan Negara Palsu
https://parstoday.ir/id/news/world-i183062-somaliland_upaya_rezim_palsu_zionis_untuk_menciptakan_negara_palsu
Pars Today – Langkah Israel mengakui Somaliland telah memicu protes dari pengguna jejaring sosial X.
(last modified 2025-12-27T07:01:11+00:00 )
Des 27, 2025 13:50 Asia/Jakarta
  • Somaliland: Upaya Rezim Palsu Zionis untuk Menciptakan Negara Palsu

Pars Today – Langkah Israel mengakui Somaliland telah memicu protes dari pengguna jejaring sosial X.

Kantor Perdana Menteri rezim Zionis pada hari Jumat (26/12/2025) mengumumkan bahwa Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri rezim tersebut, mengakui “Republik Somaliland” sebagai sebuah negara merdeka dan berdaulat. Somaliland merupakan wilayah yang memisahkan diri dari Somalia, dan para pemimpinnya berharap dapat memperoleh dukungan dari negara-negara dunia untuk mendapatkan pengakuan internasional. Disebutkan bahwa rezim Zionis, dengan dukungan Amerika Serikat, bermaksud melaksanakan rencana pemindahan paksa dengan mengirim warga Palestina yang tinggal di Jalur Gaza ke wilayah Afrika ini.

 

Dalam laporan Pars Today, ditinjau pula pandangan para pengguna media sosial X mengenai langkah Netanyahu dan kontroversi terbaru terkait hal tersebut.

 

Seorang analis geopolitik bernama “Adam” menulis di akun Twitter-nya: “Trump menghabiskan berbulan-bulan untuk menghancurkan orang Somalia dan membombardir Somalia. Kini Israel menyatakan secara resmi mengakui Somaliland. Ini bukanlah suatu kebetulan. Hal seperti ini selalu terjadi.”

 

Pengguna lain di platform X dengan nama “Gadis Tunisia” menegaskan: “Mereka berusaha menjadikan Somaliland sebagai wilayah untuk melakukan pembersihan etnis terhadap orang-orang Palestina dan memindahkan semuanya ke sana. Harian Haaretz melaporkan berita ini pada hari Jumat."

 

Artikel Haaretz yang disebutkan dalam cuitan Gadis Tunisia

 

Seorang pengguna X bernama “Sabby Sabs”, seorang pembuat film dan aktivis media, menulis:

 

Israel akan mengusir orang-orang Palestina ke Somaliland. Trump mengetahuinya. Jared Kushner mengetahuinya. Kemudian Trump, Netanyahu, dan Kushner akan merebut Gaza dan membangun tempat peristirahatan bagi teman-teman kaya dan menjijikkan mereka.”

 

Image Caption

 

Seorang pengguna Afrika bernama “Saldatta” menentang langkah rezim Zionis tersebut dan menulis:

 

Kami akan berdiri melawan kaum Zionis dan separatis. Somalia adalah satu, dan tidak seorang pun berani memecah belah negara ini.”

 

Akun bernama “Berita yang Disensor” menulis:

Presiden Amerika Serikat, Trump, menghabiskan berminggu-minggu untuk meningkatkan propaganda melawan Somalia dan merusak mereka di media. Hari ini Israel secara resmi mengakui Somaliland. Ini bukan kebetulan, mereka bekerja sama untuk memajukan kepentingan Israel.”

 

Selain itu, akun “Pengawas Zionisme” menegaskan:

Para jurnalis Israel secara terang-terangan mengatakan bahwa Israel ingin menggunakan Somaliland untuk melakukan pembersihan etnis di Gaza.” (MF)

 

Image Caption
Image Caption