Iran: G7 Tidak Punya Kredibilitas dan Kedudukan Moral untuk Menilai
https://parstoday.ir/id/news/world-i184250-iran_g7_tidak_punya_kredibilitas_dan_kedudukan_moral_untuk_menilai
Pars Today - Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran mengutuk pernyataan intervensionis G7 mengenai urusan internal Iran.
(last modified 2026-02-01T17:53:24+00:00 )
Jan 18, 2026 11:50 Asia/Jakarta
  • Kementerian Luar Negeri Iran
    Kementerian Luar Negeri Iran

Pars Today - Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran mengutuk pernyataan intervensionis G7 mengenai urusan internal Iran.

Kementerian Luar Negeri Iran mengumumkan dalam sebuah pernyataan pada Jumat (17/01/2026) malam, “Negara-negara G7, di bawah pengaruh AS dan rezim Zionis, dengan sengaja mengabaikan fakta yang jelas bahwa pertemuan damai rakyat Iran berubah menjadi kekerasan oleh masuknya unsur-unsur teroris yang dipersenjatai oleh rezim Zionis pada tanggal 8-10 Januari, di mana sejumlah besar demonstran dan aparat penegak hukum diserang, dibunuh, dan terluka.”

Pernyataan itu mengatakan, “Pernyataan dan pernyataan eksplisit dari pejabat AS saat ini dan mantan pejabat AS serta pejabat rezim Zionis yang menghasut kekerasan dan pembunuhan terhadap rakyat Iran, bersama dengan dokumen dan bukti kuat yang dikumpulkan oleh otoritas keamanan, menunjukkan peran langsung rezim Israel dalam mempersenjatai dan mengorganisir teroris bersenjata dan dukungan AS untuk mereka.”

"Negara-negara anggota G7, yang masing-masing memiliki catatan memalukan tentang pelanggaran hak asasi manusia berat di negara mereka sendiri dan di kawasan Asia Barat, dan dianggap sebagai kaki tangan langsung rezim Israel dalam genosida terhadap rakyat Palestina karena dukungan komprehensif mereka terhadap rezim Zionis atau ketidakpedulian dan ketidaktanggapan mereka terhadap kejahatannya, tidak memiliki kredibilitas dan kedudukan moral untuk menghakimi orang lain dan mengajukan klaim hak asasi manusia terhadap mereka," imbuh pernyataan Kemenlu.

SCO: Ancaman terhadap negara-negara di dunia harus dicabut

Dalam konteks ini, Organisasi Kerja Sama Shanghai mengumumkan dalam sebuah pernyataan penentangannya terhadap campur tangan apa pun dalam urusan internal Republik Islam Iran dan penggunaan kekerasan atau ancaman kekerasan dalam hubungan internasional.

Dalam pernyataan ini, Organisasi Kerja Sama Shanghai, menekankan bahwa lingkungan ancaman negara-negara di dunia harus dibongkar, sekaligus menyerukan kepada semua negara di dunia untuk mematuhi prinsip-prinsip penghormatan terhadap kedaulatan, kemerdekaan, dan integritas wilayah negara.

Statistik terbaru tentang syuhada Palestina

Dalam berita lain, menurut Kementerian Kesehatan Palestina, 71.455 warga Palestina telah gugur dan 171.347 terluka sejak serangan Israel di Gaza, yang dimulai pada 7 Oktober 2023, dan berlanjut hingga hari ini.

Eropa gelar latihan militer di Greenland melawan Amerika Serikat

Menyusul retorika Trump tentang pengambilalihan Greenland, CNN melaporkan bahwa beberapa negara Eropa mengerahkan sejumlah pasukan militer mereka ke Greenland di Arktik untuk berpartisipasi dalam latihan bersama dengan tentara Denmark.

Protes rakyat Amerika terhadap Trump kembali berlanjut

Untuk kesekian kalinya dalam beberapa minggu terakhir, orang-orang di negara bagian Minnesota, AS, turun ke jalan untuk memprotes kebijakan imigrasi Trump dan kekerasan petugas imigrasi.

Demonstrasi ini kembali berlanjut setelah petugas Amerika menembak seorang pria di kaki saat menangkapnya. Ini adalah penembakan kedua terhadap warga Minnesota oleh pasukan AS dalam beberapa minggu terakhir. Sebelumnya, petugas ini telah menembak dan membunuh seorang wanita bernama Renee Nicole Goode di kepala. Tindakan ini memicu banyak protes publik.(sl)