Pasar Kerja Jerman Merosot ke Titik Terendah, Berlin Peringatkan Krisis Ekonomi
https://parstoday.ir/id/news/world-i184344-pasar_kerja_jerman_merosot_ke_titik_terendah_berlin_peringatkan_krisis_ekonomi
Pars Today - Jerman menghadapi serangkaian tantangan ekonomi dan sosial yang serius di awal tahun 2026. Pada saat yang sama, tekanan biaya dan perubahan upah di negara Eropa ini telah menempatkan banyak bisnis dalam kesulitan baru.
(last modified 2026-01-20T03:57:31+00:00 )
Jan 20, 2026 10:53 Asia/Jakarta
  • Kanselir Jerman Friedrich Merz
    Kanselir Jerman Friedrich Merz

Pars Today - Jerman menghadapi serangkaian tantangan ekonomi dan sosial yang serius di awal tahun 2026. Pada saat yang sama, tekanan biaya dan perubahan upah di negara Eropa ini telah menempatkan banyak bisnis dalam kesulitan baru.

Deutsche Welle melaporkan bahwa Kanselir Jerman Friedrich Merz mengumumkan dalam surat empat halaman kepada anggota parlemen bahwa ekonomi negara berada dalam keadaan "sangat kritis" di beberapa bidang dan bahwa keputusan yang diambil sejauh ini belum mampu mengembalikan daya saing ekonomi Berlin ke tingkat yang diinginkan.

Peter Leibinger, Presiden Federasi Industri Jerman (BDI) telah mengumumkan pada Desember 2025 bahwa ekonomi Jerman berada dalam "jatuh bebas" dan produksi akan menurun untuk tahun keempat berturut-turut. Ia menyerukan "perubahan kebijakan ekonomi" dan pengurangan birokrasi, memperingatkan bahwa tanpa reformasi struktural, lebih banyak pekerjaan akan hilang.

Penurunan produksi dalam perekonomian Jerman

Satu dari lima warga Jerman pertimbangkan untuk meninggalkan negara

Sebuah studi oleh Pusat Penelitian Integrasi dan Migrasi Jerman menemukan bahwa 21 persen penduduk Jerman mempertimbangkan untuk bermigrasi, menurut Bild.

Angka ini adalah 17 persen di antara warga Jerman tanpa latar belakang imigrasi, tetapi 34 persen di antara mereka yang telah beremigrasi sendiri. 37 persen anak-anak imigran juga menyatakan niatnya. Tingkat migrasi tertinggi, yaitu 39 persen, terlihat di antara orang-orang dengan ikatan keluarga ke Turki, Asia Barat, dan Afrika Utara.

Laporan ini diterbitkan bersamaan dengan data yang menunjukkan bahwa jumlah permohonan suaka dari warga Jerman turun sebesar 32,8 persen tahun lalu.

Satu dari lima orang di Jerman sedang mempertimbangkan untuk meninggalkan negaranya

Prospek pekerjaan di Jerman capai titik terendah

Pasar kerja negara Jerman berada pada titik terlemahnya dalam beberapa tahun terakhir, dan belum pernah sesulit ini bagi para pengangguran untuk mencari pekerjaan, kata kepala badan ketenagakerjaan Jerman, Andrea Nahles, menurut Deutsche Welle.

Indeks prospek kerja, yang biasanya sekitar 7, kini telah turun menjadi 5,7, angka terendah yang pernah tercatat. Ia memperingatkan bahwa tidak ada karyawan yang kebal terhadap risiko kehilangan pekerjaan dan bahwa situasinya bahkan lebih sulit bagi kaum muda yang memasuki pasar kerja untuk pertama kalinya.

Jumlah kaum muda di Jerman yang mengikuti pelatihan dan magang berada pada level terendah dalam 25 tahun terakhir.

Peluang untuk mendapatkan pekerjaan di Jerman telah mencapai titik terendah

Kenaikan upah minimum dan tekanan pada bisnis Jerman

Menurut hasil survei terhadap 15.000 bisnis yang dilakukan oleh Kamar Industri dan Perdagangan Jerman (DIHK), kenaikan upah minimum menjadi 13,90 euro per jam mulai Januari 2026 telah menyebabkan banyak perusahaan menghadapi kenaikan harga, pengurangan staf, dan penurunan produksi.

Menurut survei ini, 25 persen perusahaan terpaksa menyesuaikan upah minimum. Angka ini meningkat menjadi 50 persen di industri perhotelan, menunjukkan tekanan yang parah pada restoran dan hotel. Di sektor ritel, 38 persen bisnis juga melaporkan peningkatan biaya tenaga kerja, sementara industri konstruksi mengalami dampak paling kecil dengan 17 persen.(sl)

Kenaikan upah minimum dan tekanan pada bisnis Jerman