Control Arms Desak Penghentian Penjualan Senjata ke Saudi
-
Tentara Saudi
Direktur Control Arms, lembaga pengontrol perdagangan senjata, mendesak negara-negara besar pengekspor senjata untuk menghentikan penjualan senjata ke Arab Saudi karena operasi-operasi militer rezim Al Saud di Yaman.
Anna McDonald, Direktur Control Arms, Senin (22/8) dalam jumpa pers kedua Organisasi Perdagangan Dunia, WTO menyinggung Traktat Perdagangan Senjata, ATT sudah diberlakukan sejak tahun 2014 dan meliputi aturan-aturan tentang pasar senjata dunia.
Ia menuturkan, sejak 2,5 tahun lalu, Traktat Perdagangan Senjata sudah diberlakukan, akan tetapi sebagian negara yang menandatangani traktat ini melanggar isi kesepakatan.
"Setiap hari kita menyaksikan dampak destruktif penjualan dan penyimpanan senjata untuk digunakan terhadap warga sipil," ujar McDonald.
Agresi militer luas Saudi ke Yaman dengan dalih mendukung pemerintahan terguling Abd Rabbuh Mansour Hadi, mendapat prores luas dari masyarakat internasional. (HS)