Guardian: Iran Masih Memiliki Kemampuan untuk Melawan
https://parstoday.ir/id/news/world-i188426-guardian_iran_masih_memiliki_kemampuan_untuk_melawan
Pars Today - Surat kabar The Guardian menulis, “Penembakan jatuh pesawat tempur F-15 Amerika dan operasi evakuasi pilotnya yang mahal merupakan pengingat bagi Washington bahwa Iran masih memiliki kemampuan untuk melawan dan membebankan biaya.
(last modified 2026-04-06T03:48:32+00:00 )
Apr 06, 2026 10:46 Asia/Jakarta
  • Gambar hancurnya helikopter dan pesawat AS di Isfahan
    Gambar hancurnya helikopter dan pesawat AS di Isfahan

Pars Today - Surat kabar The Guardian menulis, “Penembakan jatuh pesawat tempur F-15 Amerika dan operasi evakuasi pilotnya yang mahal merupakan pengingat bagi Washington bahwa Iran masih memiliki kemampuan untuk melawan dan membebankan biaya.

Menurut laporan Pars Today yang mengutip ISNA, surat kabar Inggris The Guardian dalam sebuah analisis menulis, “Penembakan jatuh pesawat tempur F-15 Amerika dan operasi evakuasi pilotnya yang mahal (lebih dari 250 juta dolar) merupakan pengingat bagi Washington bahwa Iran, meskipun telah dibombardir 15.000 kali, masih memiliki kemampuan untuk melawan dan membebankan biaya.”

Surat kabar Inggris The Guardian dalam sebuah analisis yang ditulis oleh Dan Sabbagh, reporter utamanya menulis, “Donald Trump menyebut evakuasi pilot kedua dari pesawat F-15 yang ditembak jatuh sebagai sebuah “kemenangan propaganda”. Namun, insiden 48 jam ini menjadi pengingat bagi Amerika bahwa Iran bukan hanya belum dikalahkan, tetapi juga sepenuhnya mampu melawan dan membebankan biaya kepada AS. Oleh karena itu, perencanaan untuk agresi darat terhadap Iran dengan tujuan merebut sebuah pulau atau mengosongkan uranium penuh dengan risiko serius.”

Media Inggris ini menulis, “Telah lebih dari lima minggu sejak serangan agresif Amerika-Zionis terhadap Iran, dan serangan udara pasukan musuh terhadap Iran bahkan mencapai 500 kali dalam sehari. Namun, penembakan jatuh sebuah pesawat tempur Amerika, yang kejadian terakhirnya kembali ke Perang Irak tahun 2003, segera menjadi masalah besar bagi Amerika. Insiden ini mengingatkan bahwa superioritas udara yang digembar-gemborkan Amerika dan rezim Zionis itu tidak benar.”

Biaya setiap unit pesawat tempur F-15E Strike Eagle sekitar 31 juta dolar (meskipun pengganti barunya menelan biaya sekitar 100 juta dolar), tetapi operasi evakuasi pilot kedua justru lebih mahal daripada misi tempur itu sendiri. Keputusan untuk menggunakan sebuah landasan pacu terbengkalai di selatan Isfahan sebagai pangkalan operasi terbukti salah ketika dua unit pesawat angkut C-130 Hercules terdampar.

Sumber-sumber Amerika menyebutkan bahwa Angkatan Darat AS kemudian terpaksa mendatangkan lebih banyak pesawat angkut untuk menyelesaikan evakuasi pilot kedua yang terluka.

Berdasarkan analisis ini, harga setiap unit pesawat Hercules yang hancur tersebut sekitar 115 juta dolar. Helikopter Pave Hawk yang juga terlibat dalam operasi evakuasi mengalami kerusakan serius pada hari Jumat. Oleh karena itu, dapat disimpulkan dengan mudah bahwa biaya pesawat dan helikopter yang hilang serta rusak melebihi 250 juta dolar, yang sebagian besarnya digunakan untuk mengevakuasi pilot kedua.(sl)