Prancis: Sanksi Tetap Berlaku Selama Program Nuklir Iran Berlanjut
-
Jean-Noël Barrot, Menteri Luar Negeri Prancis
Pars Today - Menteri Luar Negeri Prancis pada hari Senin (13/7) mengatakan bahwa selama Iran tidak menghentikan program nuklirnya, tidak ada satu pun sanksi yang akan dicabut.
Melansir Fars News, 13 Juli 2026, Jean-Noël Barrot, Menteri Luar Negeri Prancis, pada hari Senin (13/7) mengklaim bahwa selama Iran tidak menghentikan program nuklirnya, tidak ada satu pun sanksi yang akan dicabut.
Barrot dalam wawancara dengan jaringan BFM TV menyatakan bahwa Iran dan Amerika tidak memiliki keinginan untuk memulai kembali perang, dan mengatakan bahwa kedua pihak harus berpegang pada komitmen yang telah mereka terima di bawah nota kesepahaman.
Dengan menyatakan bahwa tentara Prancis masih belum memulai operasi pembersihan ranjau di Selat Hormuz, ia menjelaskan, "Alasan utamanya adalah berlanjutnya permusuhan antara Tehran dan Washington. Kami siap untuk melakukannya, dengan syarat ketenangan dapat tercipta."
Menteri Luar Negeri Prancis, menjawab pertanyaan apakah pangkalan-pangkalan militer Prancis di kawasan Asia Barat aman dari bahaya, menyatakan, "Mereka aman. Kita harus berharap agar kita tidak kembali ke situasi ketegangan yang sangat tinggi di kawasan."
Sebelumnya, Emmanuel Macron, Presiden Prancis, mengenai penandatanganan nota kesepahaman antara Iran dan Amerika, mengatakan bahwa "nota kesepahaman ini membuka jalan bagi perdamaian yang berkelanjutan dan memungkinkan pembukaan kembali Selat Hormuz".(Sail)