Makan Malam Lebih Awal: Kebiasaan Sederhana Cegah Diabetes
-
Makan malam
Pars Today - Penelitian menunjukkan bahwa waktu makan malam memiliki dampak langsung pada pengaturan gula darah. Makan malam lebih awal dapat mengurangi risiko diabetes dan penyakit kardiovaskular.
Melaporkan dari kelompok ilmiah IRNA, Minggu, 23 Agustus 2026, situs Daily Express dalam sebuah laporan menulis:
Berdasarkan penelitian baru, waktu makan malam mungkin sama pentingnya dengan makanan itu sendiri bagi kesehatan tubuh. Studi menunjukkan bahwa makan malam di akhir malam dapat mengganggu regulasi gula darah dan dalam jangka panjang meningkatkan risiko diabetes dan penyakit jantung.
Mengapa Waktu Makan Malam Itu Penting?
Tubuh manusia memiliki jam biologis (ritme sirkadian) yang mengatur banyak proses tubuh, termasuk metabolisme gula. Makan pada saat tubuh bersiap untuk istirahat tidak selaras dengan ritme alami ini dan dapat mengganggu regulasi gula darah.
Dengan kata lain, kapan Anda makan sama pentingnya dengan apa yang Anda makan. Para ahli menekankan bahwa makan bertentangan dengan ritme alami tubuh secara bertahap dapat menyebabkan gangguan kontrol gula darah.
Mengapa Makan Malam Terlambat Berbahaya?
Ketika kita makan larut malam, tubuh yang telah bersiap untuk tidur tidak dapat memproses gula darah dengan baik. Akibatnya, gula darah tetap tinggi selama beberapa jam. Proses ini, jika diulang setiap malam, memberi tekanan pada sel-sel dan secara signifikan meningkatkan risiko diabetes.
Jam Berapa Waktu Terbaik untuk Makan Malam?
Tidak ada waktu yang tepat dan seragam untuk semua orang, tetapi para ahli menyarankan untuk makan malam setidaknya dua jam sebelum tidur. Penelitian telah menunjukkan bahwa makan malam dekat dengan waktu tidur (kurang dari dua jam jaraknya) mengganggu kemampuan tubuh untuk mengatur gula darah setelah makan.
Apa Kata Penelitian?
Dalam sebuah studi terkemuka, para peneliti membandingkan efek makan malam lebih awal (pukul 6 sore) dengan makan malam larut (pukul 9 malam). Hasilnya menunjukkan bahwa makan malam lebih awal meningkatkan kontrol gula darah selama 24 jam dan mengatur metabolisme lemak pada pagi hari berikutnya.
Dalam studi lain, makan malam pada pukul 10 malam dikaitkan dengan peningkatan gula darah sepanjang malam, peningkatan kadar insulin, dan penurunan metabolisme lemak.
Hubungannya dengan Diabetes dan Penyakit Jantung
Menurut situs Diabetes Inggris, orang dengan toleransi glukosa yang buruk (kemampuan tubuh untuk mengontrol gula darah) berada pada risiko lebih tinggi terkena diabetes dan penyakit kardiovaskular. Untungnya, dengan memperbaiki kebiasaan makan, termasuk penjadwalan waktu makan yang tepat, risiko ini dapat dikurangi.
Poin Kunci: Sinkronisasi dengan Jam Biologis
Hormon sirkadian, seperti kortisol dan melatonin yang mengatur tidur dan bangun, selaras dengan ritme sirkadian tubuh dan memainkan peran penting dalam proses metabolisme. Makan pada saat tubuh lebih siap untuk mencerna (jam-jam awal malam) dapat membantu meningkatkan kadar gula darah dan meningkatkan metabolisme lemak.
Para peneliti percaya bahwa dengan menyesuaikan waktu makan berdasarkan jam internal tubuh, gangguan metabolik dapat dicegah dan kesehatan secara keseluruhan dapat ditingkatkan.
Rekomendasi Akhir
Jika Anda ingin mengurangi risiko diabetes dan penyakit jantung, ikuti tips sederhana ini:
- Makan malam setidaknya dua jam sebelum tidur.
- Usahakan makan malam pada waktu yang sama setiap malam agar tubuh terbiasa dengan ritme yang teratur.
- Hindari makan makanan berat dan berlemak di akhir malam.
- Selain waktu, perhatikan juga kualitas dan kuantitas makanan yang Anda konsumsi.
"Laporan ini menjelaskan bahwa waktu makan malam sama pentingnya dengan menu makanan itu sendiri. Makan malam lebih awal, setidaknya dua jam sebelum tidur, membantu tubuh menyelaraskan diri dengan ritme sirkadian alami, yang meningkatkan regulasi gula darah, metabolisme lemak, dan mengurangi risiko diabetes serta penyakit kardiovaskular. Sebaliknya, makan malam larut malam mengganggu metabolisme dan meningkatkan risiko kesehatan jangka panjang."(Sail)