Lavrov: Undangan untuk Zelenskyy Telah Dikirim, Silakan ke Moskow
-
Sergei Lavrov, Menteri Luar Negeri Rusia
Pars Today - Sergei Lavrov, Menteri Luar Negeri Rusia, dalam pernyataannya dengan merujuk pada pernyataan keinginan Volodymyr Zelenskyy untuk bernegosiasi secara langsung dengan Vladimir Putin, mitranya dari Rusia, menegaskan bahwa undangan telah dikirim untuk Presiden Ukraina.
Melansir IRNA yang mengutip kantor berita RIA Novosti, Minggu, 13 September 2026, Lavrov dalam wawancaranya dengan wartawan menyatakan, "Undangan untuk orang ini (Zelenskyy) telah dilakukan, dan jika ia menginginkan pertemuan, ia harus datang ke Moskow."
Ia menambahkan, "Undangan ini dikirim di tengah ia belum mencabut dekrit sebelumnya tentang larangan kontak dengan Putin dan pejabat Rusia."
Menteri Luar Negeri Rusia juga, dengan merujuk pada pernyataan terbaru Zelenskyy tentang keinginannya bertemu Putin, menambahkan, "Pengiriman undangan dari pihak kami adalah tanda itikad baik Moskwa yang sepenuhnya."
Menurut kantor berita RIA Novosti, Putin sebelumnya berkali-kali menyatakan bahwa Zelenskyy, jika ingin berdialog, dapat melakukan perjalanan ke Moskow.
Dmitry Peskov, Juru Bicara Kremlin, juga sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa undangan untuk Zelenskyy agar berkunjung ke Moskow masih tetap berlaku.
Jubir Kremlin sebelumnya dalam pernyataannya dengan menolak proposal Zelenskyy untuk bertemu dengan Vladimir Putin, Presiden Rusia, di sela-sela pertemuan G20 di Miami, menegaskan bahwa pertemuan semacam itu tidak mungkin dilakukan dan setiap negosiasi di antara mereka hanya dapat dilakukan di Moskow.
Peskov dalam wawancaranya dengan wartawan menyatakan, "Pertemuan para presiden Rusia dan Ukraina di pertemuan G20 yang rencananya digelar Desember tahun ini di Miami tidak mungkin dilakukan."
Ia menambahkan, "Posisi tegas Rusia adalah bahwa pertemuan semacam itu hanya dapat digelar di Moskow."
Berdasarkan laporan ini, Zelenskyy sebelumnya menyatakan bahwa ia siap bertemu Putin dalam pertemuan G20 di Miami.
Presiden Ukraina sebelumnya, setelah bertemu dengan utusan khusus Amerika, menegaskan bahwa persoalan wilayah yang rumit dalam sengketa antara Kyiv dan Moskow hanya dapat diselesaikan jika ia bertemu dan bernegosiasi langsung dengan Vladimir Putin, Presiden Rusia.
Zelenskyy dalam konferensi pers bersamanya dengan Steve Witkoff, utusan khusus Donald Trump, dan Jared Kushner, menantu sekaligus penasihat Presiden Amerika, mengatakan, "Persoalan wilayah masih menjadi isu penting."
Ia menambahkan, "Menurut saya, persoalan rumit semacam ini hanya dapat diselesaikan di tingkat para pemimpin."
"Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengumumkan bahwa undangan untuk Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy telah dikirim, dan jika ia ingin bertemu, ia harus datang ke Moskow. Lavrov mencatat bahwa Zelenskyy belum mencabut dekrit larangan kontak dengan Putin dan pejabat Rusia. Kremlin (Peskov) menegaskan bahwa undangan ke Moskow masih berlaku, tetapi menolak proposal Zelenskyy untuk bertemu di sela-sela G20 di Miami, pertemuan hanya bisa di Moskwa."(Sail)