Trump Gunakan Isu Iran untuk Dukung Netanyahu Jelang Pemilu Israel
https://parstoday.ir/id/news/world-i198906-trump_gunakan_isu_iran_untuk_dukung_netanyahu_jelang_pemilu_israel
Pars Today - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan dukungan tanpa syarat kepada Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Rezim Zionis, dalam pemilihan mendatang di wilayah pendudukan. Ia mengklaim bahwa siapa pun selain Netanyahu bukanlah pemimpin yang tepat bagi Israel.
(last modified 2026-10-18T17:27:03+00:00 )
Okt 19, 2026 00:17 Asia/Jakarta
  • Presiden AS Donald Trump
    Presiden AS Donald Trump

Pars Today - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan dukungan tanpa syarat kepada Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Rezim Zionis, dalam pemilihan mendatang di wilayah pendudukan. Ia mengklaim bahwa siapa pun selain Netanyahu bukanlah pemimpin yang tepat bagi Israel.

Menurut laporan IRNA, Minggu, 18 Oktober 2026, Trump mengunggah pesan di media sosial Truth Social, hari ini, Minggu. Dengan mengangkat isu Iran untuk memengaruhi situasi menjelang pemilu rezim Zionis, ia mengklaim bahwa jika Iran tidak segera mengubah sikapnya, AS akan segera menuntaskan persoalan tersebut.

Merujuk pada keterlibatan rezim Zionis di bawah kepemimpinan Netanyahu dalam kejahatan terhadap Iran, Trump menyatakan, “Jika Israel memiliki pemimpin yang tidak tepat, yakni siapa pun selain Bibi, maka Amerika Serikat terpaksa harus melakukan sendiri pekerjaan ini (agresi terhadap Iran), sesuatu yang tidak ingin saya lakukan.”

Dalam pesan yang ditujukan kepada penduduk Wilayah Pendudukan, Trump secara terang-terangan mencampuri proses pemilihan rezim Zionis. Ia menambahkan, “Surat ini merupakan bentuk dukungan penuh dan tanpa syarat saya kepada Bibi Netanyahu dalam persaingan mendatang untuk kembali terpilih sebagai Perdana Menteri Israel. Bibi Netanyahu tidak akan pernah mengecewakan Anda.”

Pesan Trump itu disampaikan ketika Netanyahu sebelumnya mengungkapkan keraguan mengenai peluang kemenangannya dalam pemilu. Dalam wawancara dengan Radio Utara, Netanyahu mengatakan, “Kita harus memastikan bahwa kita menang. Saya tidak yakin akan menang dan saya sangat khawatir.”

Menanggapi kemungkinan gagal membentuk pemerintahan berikutnya, Netanyahu ditanya apakah dirinya akan meninggalkan dunia politik jika kalah. Ia menjawab, “Tidak, saya tidak akan mundur dari politik.”

Dalam suratnya yang diunggah di Truth Social, Trump juga menyebut bahwa Netanyahu telah bertahan menghadapi penentangan besar, termasuk dari dalam Israel sendiri. Ia mengklaim bahwa orang-orang biasa akan menyerah jika menghadapi tekanan seperti itu.

“Donald Trump menyatakan dukungan penuh dan tanpa syarat kepada Benjamin Netanyahu menjelang pemilu di Israel. Trump mengaitkan isu Iran dengan dukungannya terhadap Netanyahu dan menyatakan AS dapat bertindak sendiri terhadap Iran jika Israel dipimpin orang lain. Netanyahu sebelumnya mengaku khawatir dan tidak yakin akan memenangkan pemilu.”(Sail)