AS Mengecam Pemilu Rusia di Krimea
Amerika Serikat menyatakan bahwa pihaknya tidak akan mengakui legitimasi pemilu parlemen Rusia, yang akan diselenggarakan di Semenanjung Krimea.
"AS tidak mengakui legitimasi dan tidak akan mengakui hasil pemilu Duma Rusia yang akan digelar di Krimea pada tanggal 18 September," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, John Kirby pada Jumat (16/9/2016) seperti dilansir Associated Press.
"Posisi kami di Krimea jelas. Semenanjung itu akan tetap menjadi bagian integral dari Ukraina," tegas Kirby.
"Sanksi terhadap Rusia akan tetap dipertahankan sampai negara itu mengembalikan Krimea ke pangkuan Ukraina," tambahnya.
Pemerintah Moskow akan menyelenggarakan pemilu di Semenanjung Krimea sehingga warga setempat memiliki wakil di Duma Rusia. Warga Krimea juga sedang bersiap-siap untuk mengikuti pemilu pertama mereka.
Krimea melepaskan diri dari Ukraina dan bergabung dengan Rusia dalam sebuah referendum pada tahun 2014. Referendum ini membuat hubungan Rusia dengan negara-negara Barat memburuk. (RM)