Turki Peringatkan Thailand Soal Sekolah Gulen
-
Fethullah Gulen
Prayuth Chan-ocha, Perdana Menteri Thailand memerintahkan penyelidikan atas empat sekolah Islam di beberapa wilayah terpencil di Selatan negara itu yang merupakan medan tempur pasukan separatis dengan pemerintah pusat, karena dituduh berhubungan dengan jaringan Fethullah Gulen.
IRNA (17/9) melaporkan, pasca kudeta militer gagal di Turki 15 Juli lalu, Recep Tayyip Erdogan, Presiden negara itu mengumumkan perang total dengan gerakan Fethullah Gulen yang lebih dari 16 tahun tinggal di Amerika Serikat, dan berusaha menutup seluruh sekolah yang terkait dengan jaringan Gulen di seluruh dunia.
Berdasarkan laporan Kedubes Turki di Bangkok, PM Thailand meminta agar sertifikat pendidikan empat sekolah Islam di Provinsi Narathiwat, Pattani dan Yala tidak disetujui karena sekolah-sekolah itu terkait dengan jaringan Gulen, dan ia menuntut dilakukan investigasi.
Menurut situs surat kabar Bangkok Post, PM Thailand memerintahkan seluruh pejabat keamanan negara itu untuk melakukan penyelidikan apakah sekolah-sekolah itu terkait dengan jaringan Gulen atau tidak.
Kementerian Luar Negeri Thailand mendapat peringatan dari Kedubes Turki di Bangkok sehubungan dengan empat sekolah Islam negara itu yang terkait dengan jaringan Gulen.
Dubes Turki sebelum kudeta juga sudah meminta pemerintah Thailand untuk menghentikan aktivitas empat sekolah milik Gulen tersebut. (HS)