Kremlin Larang Diplomat AS Pantau Pemilu di Rusia
Pemerintah Rusia secara resmi telah memberitahu AS bahwa diplomat Amerika tidak akan diizinkan untuk memantau pemilu mendatang di negara itu.
Seperti dilansir Press TV, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov mengatakan pada Selasa (8/11/2016) bahwa Rusia telah memberitahu Kedutaan Besar AS di Moskow beberapa hari lalu, di mana para diplomat Amerika tidak diperkenankan untuk memantau pemilu.
Langkah itu diambil sebagai reaksi atas keputusan Washington yang melarang diplomat Rusia untuk memantau pemilu presiden di AS.
Bulan lalu, Gedung Putih menolak usulan Kremlin untuk menempatkan tim pemantau Rusia di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada pilpres AS, dan mengkritik keras usulan tersebut.
Biro Investigasi Federal (FBI) bahkan menerapkan tekanan langsung terhadap para diplomat Rusia di AS. Mereka diancam akan ditangkap jika mendatangi TPS.
Sebelum ini, Menteri Luar Negeri AS John Kerry mengatakan bahwa Presiden Barack Obama memperingatkan tentang upaya Rusia untuk ikut campur dalam pilpres AS.
Meski demikian, Rusia berkali-kali menegaskan bahwa pihaknya tidak mengintervensi pemilu di negara lain. (RM)