Presiden Filipina Protes Kebijakan Haus Perang Barat
https://parstoday.ir/id/news/world-i26215-presiden_filipina_protes_kebijakan_haus_perang_barat
Rodrigo Duterte, Presiden Filipina dalam pertemuannya dengan Vladimir Putin, sejawatnya dari Rusia mengatakan, negara-negara Barat menyulut perang di berbagai sudut dunia dan Irak hanyalah satu dari sekian banyak korban kebijakan haus perang ini.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Nov 20, 2016 11:46 Asia/Jakarta
  • Presiden Filipina dan Rusia
    Presiden Filipina dan Rusia

Rodrigo Duterte, Presiden Filipina dalam pertemuannya dengan Vladimir Putin, sejawatnya dari Rusia mengatakan, negara-negara Barat menyulut perang di berbagai sudut dunia dan Irak hanyalah satu dari sekian banyak korban kebijakan haus perang ini.

IRNA (19/11) melaporkan, Presiden Filipina, Sabtu (19/11) di sela pertemuan petinggi masyarakat ekonomi Asia Pasifik di Lima ibukota Peru dalam pertemuan dengan Presiden Rusia menuturkan, di masa sekarang ini kita menyaksikan negara-negara Barat dengan seluruh arogansinya melancarkan perang terhadap negara lain untuk meraih kepentingan pribadinya.

Duterte juga menyebut perang yang disulut Amerika Serikat di Vietnam, Afghanistan dan Irak serta menekankan berlanjutnya kebijakan pemerintah Manila untuk menjaga kepentingan nasionalnya sekalipun terus ditekan Amerika.

Dalam pertemuan itu, Vladimir Putin, Presiden Rusia mengatakan bahwa hubungan diplomatik Moskow-Manila sudah terjalin selama 40 tahun.

Ia menuturkan, hingga kini kami berhasil melakukan banyak langkah untuk memperluas partisipasi di segala bidang dan meningkatkan kepercayaan antara Rusia dan Filipina, dan proses ini terus berlanjut.

Menurut keterangan Kremlin, dalam kesempatan itu, Presiden Rusia dan Filipina membicarkan kerja sama dua negara di berbagai bidang, juga isu-isu internasional dan regional. (HS)