Menhan AS: Kami Tidak Datang ke Irak untuk Merampas Minyak
-
James Mattis
Menteri Pertahanan Amerika Serikat, James Mattis, pada Senin (20/02/2017) melakukan kunjungan mendadak ke Baghdad untuk berunding dengan para pejabat Irak dan bertemu dengan pasukan Amerika yang bertugas di Irak.
Fars News melaporkan, setibanya di Baghdad, Menhan Amerika Serikat mengklaim bahwa Amerika tidak hadir di Irak untuk merampas minyak milik pihak lain.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump dalam sebuah pidatonya kepada para pegawai Dinas Intelijen Amerika (CIA) mengatakan, "Jika Amerika Serikat menguasai zona-zona minyak Irak, maka Daesh tidak akan pernah tercipta, oleh karena itu, Amerika Serikat harus menguasai minyak Irak."
Pada saat yang sama, kunjungan Menteri Pertahanan Amerika Serikat ke Irak sehari setelah dimulainya operasi pembebasan wilayah Mosl Barat yang menurut keterangan para pejabat Irak, Amerika Serikat selalu melakukan interferensi dalam proses pembebasan kota Mosul dari keberadaan teroris Daesh di kota itu.
Perdana Menteri Irak, Haider Al-Abadi, menginstruksikan dimulainya pembebasan bagian barat kota Mosul pada Ahad pagi (19/02/2017).
Al-Abadi sebagai Panglima Besar Angkatan Bersenjata Irak menyatakan, seluruh keberanian dan kepahlawanan untuk pembebasan sisa kota Mosul harus bergerak dan membebaskan warga dari tangan para teroris Daesh.(MZ)